Tanah Datar, Prokabar – Tim penilai Kerapatan Adat Nagari (KAN) Provinsi Sumatera Barat menyambangi Nagari Tabek Patah, Tanah Datar, Rabu (26/9).
Lembaga Kerapatan Nagari Tabek Patah dinyatakan sebagai KAN 4 besar terbaik dari 19 kabupaten kota di Sumbar. Penilaianpun dilanjutkan oleh tim yang diketuai Zaitul Ikhlas Saad bersama anggota untuk mencari yang paling terbaik.
Asisten I Pemkab Tanah Datar Drs. Mukhlis mengatakan bahwa usaha yang dilakukan lembaga KAN Tabek Patah untuk menjadi 4 besar terbaik di Sumbar sesuatu yang tak mudah.
“Kami atas nama Pemkab memberikan apresiasi yang besar atas prestasi yang diraih KAN Tabek Patah. Berbagai aspek akan dinilai nantinya baik secara kelembagaan, kompetensi dan nilai-nilai adat budaya,” ujar Mukhlis.
Mempertahankan nilai-nilai adat budaya yang basandi syarak, syarak basandi kitabullah merupakan tantangan yang cukup berat dalam kondisi perkembangan zaman saat ini.
“Ditenggah kemajuan teknologi informasi dan arus globalisasi, tantangan kehidupan semakin berat. Untuk membackup nilai-nilai budaya Minangkabau bagi anak kemenakan kita sangat dibutuhkan lembaga KAN yang kuat dan berintegritas. Kita berharap pemberdayaan nilai-nilai adat dan syarak di bumi Luhak Nan Tuo dapat bertahan selama-lamanya,” ungkap Mukhlis.
Sementara, Nurhamdi Zahari Dt. Indomarajo Nan Bapayuang Ameh mewakili KAN Tabek Patah dalam paparannya mengatakan bahwa KAN sebagai lembaga yang menaungi para ninik mamak penghulu adat di nagari, peran KAN saat ini selain memberikan konstribusi dalam upaya pemasyarakatan nilai-nilai adat juga mencakup pemberdayaan nilai-nilai syarak.
“KAN Tabek Patah berupaya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dalam rangka menjalankan fungsi dan peranannya, juga mensosialisasikan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah,” kata Nurhamdi Zahari Dt. Indomarajo Nan Bapayuang Ameh.
Sementara Wali Nagari Tabek Patah Krisman Datuak Rajo Nan Kayo dalam sambutannya menyatakan bahwa usaha untuk meraih empat besar terbaik di Sumbar saat ini, adalah berkat kerja keras pengurus KAN, datuak-datuak, ninik mamak dan bundo kanduang, anak dan kemenakan di nagari ini.
“Mewakili masyarakat, kita berharap KAN Tabek Patah dalam penilaian nanti mendapat nomor satu,” ucap Krisman. (eym)
















