Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Ini Pesan Jusuf Kalla ke Fakhrizal dan Genius Umar

Dibaca : 146

Padang, Prokabar – Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Fakhrizal-Genius Umar bersilaturahim ke kediaman mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK) akhir pekan lalu.

Dalam kunjungan tersebut, salah seorang tokoh bangsa itu menitip banyak pesan kepada mantan Kapolda Sumbar dan Walikota Pariaman tersebut. Salah satunya adalah meningkatkan kualitas pendidikan di Sumatera Barat.

“Beliau (Jusuf Kalla) memberikan banyak arahan kepada kami sebagai juniornya dalam pemerintahan. Pesan beliau untuk Sumatra Barat adalah tingkatkan kualitas pendidikan,” tulis Genius Umar dalam akun instagramnya @geniusumar.

Sektor pendidikan yang harus ditingkatkan kualitasnya menurut Jusuf Kalla bukan hanya pada pendidikan yang bersifat umum, namun juga sektor pendidikan yang bersifat keagamaan seperti pesantren. Pesantren yang ada di Sumbar perlu dibangkitkan kembali dan ditingkat kualitasnya.

Kata JK, dulu dari 10 penceramah masjid di Jakarta, 9 orang di antaranya berasal dari Minang. Selain itu juga menurut Jusuf Kalla, dahulu pejuang kemerdekaan Republik Indonesia yang berasal dari Sumbar, berbasis intelektual.

Foto-foto pertemuan dengan Jusuf Kalla itu diposting Genius Umar di akun Instagramnya @geniusumar. Dia bersama Fakhrizal ditemani Mantan Menteri Tenaga Kerja dan Perindustrian Fahmi Idris dan Anggota DPR RI Darul Siska.

Seperti diketahui, pasangan yang diusung Golkar, Nasdem dan PKB ini menjadikan pendidikan sebagai salah satu program unggulannya dalam Pilgub Sumbar 2020 ini.

Fakhrizal menyebut, angka kemiskinan di Sumbar bisa ditekan melalui jalur pendidikan. Salah satu programnya di bidang pendidikan adalah satu rumah satu sarjana.

“Pendidikan adalah kunci untuk memutus rantai kemiskinan, dan peran pemerintah harus nyata karena warga miskin ini kesulitan ekonomi untuk dapat menguliahkan anaknya ke jenjang perguruan tinggi,” ujarnya.

“Kota Pariaman sudah melakukan dengan mengirimkan anak-anaknya untuk kuliah ke berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Pendidikan adalah kunci untuk memutus rantai kemiskinan, dan peran pemerintah harus nyata karena warga miskin ini kesulitan ekonomi untuk dapat menguliahkan anaknya ke kenjang perguruan tinggi,” katanya.

Program ini telah berhasil di Kota Pariaman. Sejak tahun 2018, pemuda dan pemudi Kota Pariaman yang berasal dari keluarga kurang mampu, telah dikuliahkan oleh Pemko Pariaman.

“Misi kami untuk Sumbar 5 tahun ke depan, salah satunya adalah program satu rumah satu sarjana. Akan kita terapkan untuk tingkat Sumbar nantinya, sehingga kedepan angka kemiskinan di Sumbar dan kami optimis kemiskinan dapat kita turunkan lagi,” katanya.

Paslon ini mengelaborasi program yang sukses dilakukan oleh Genius Umar, sebagai Walikota di Kota Pariaman ini, untuk dibawa nantinya ke tingkat Sumbar. “Saya optimis kemiskinan bisa punah di tanah Sumbar melalui pendidikan. Jika di satu rumah tangga ada anaknya sarjana, pasti si anak akan banting tulang dan memutar otak, bagaimana keluarganya dapat keluar dari garis kemiskinan,” tambah Genius Umar.

Program satu rumah satu sarjana juga menjawab dan menaikan rating harga diri keluarga tersebut.

“Siapa bilang keluarga miskin tidak bisa kuliah dan menjadi sarjana. Kota Pariaman sudah melakukannya dan kini kita akan menjadikan program untuk Paslon Fakhrizal-Genius Umar di Pilkada Sumbar 2020,” sambungnya.

Genius mengatakan, program satu rumah satu sarjana tersebut akan menjadi prioritas unggulan dari paslon FaGe. Mereka berjanji siap mewujudkan mimpi dunsanak Minang, yang tidak mampu menguliahkan anaknya ke jenjang perguruan tinggi.

“Semua gratis bahkan dikasih uang saku setiap bulannya, anak rumah tangga miskin mendapatkan program ini, tugasnya hanya satu, selesaikan kuliah, dapat pekerjaan dan lepaskan ayah bunda dari kemiskinan,” katanya.

“Untuk program satu rumah satu sarjana demi memutus mata rantai kemiskinan, saya dan Pak Fakhrizal siap debat terbuka di forum resmi dengan siapa saja. Tidak itu saja FaGe pun siap kontrak sosial dengan masyarakat terkait program ini,” tambahnya. (rls)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top