Ini Penyebabnya Pelabuhan Penasahan Pessel Batal Dibangun

Penulis -

Jumat, 5 Juli 2019 - 23:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar — Rencana Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), untuk membangun pelabuhan Panasahan Painan, tahun ini batal.

Karena, pemerintah setempat mereview kembali seluruh dokumen yang sudah diajukan ke pemerintah pusat.

“Waktu terus berjalan seluruh dokumen direview, seperti perencanaan DED dengan RAB serta masterpland,” kata Kepala Dinas Perhubungan Pessel, Gunawan kepada wartawan di Painan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Padahal, pada tahun ini Pemkab Pessel optimis pengembangan pelabuhan penasahan selesai, namun terkendala beberapa dokumen kembali direview dan diusulkan kembali ke pemerintah pusat.

“Ya, seluruh dana yang bakal dikucurkan oleh pemerintah pusat terpaksa distop sementara,” ujarnya.

Jika tidak ada aral melintang, pihaknya bakal mempersiapkan segala bentuk dokumen penting untuk diajukan ke pemerintah pusat.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Kiti undang pemerintah pusat, provinsi dan KSOP, supaya hasilnya sama dan tidak menyimpang dari apa yang kita rencanakan,” ungkapnya.

Rencana pembangunan pelabuhan ini, kata Gunawan, dengan panjang 70 meter den lebar 50 luas tanah 13 hektare dan anggaran sekitar 60 miliar.

Padahal, tahun ini pemerintah pusat sudah menyediakan anggaran Rp37 miliar dan sisinya Rp23 miliar pada tahun 2020.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Kami berkeyakinan jika seluruh dokumen diterima pemerintah pusat maka pembangunan pelabuhan ini bakal dibangun pada tahun 2020,” ujarnya bagi.

Tujuan pelabuhan ini dibangun, ungkap Gunawan, menjadikan pelabuhan go internasional artinya semua komoditi lewat jalur laut tetap singgah di pelabuhan penasahan setelah pelabuhan Taluk Bayur, Padang, tutupnya. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB