Pasaman, Prokabar — Keributan yang terjadi sesaat setelah DPD Partai Demokrat Pasaman daftar ke KPU Pasaman, Selasa (17/7) siang ternyata ini penyebabnya.
Perebutan nomor urut menjadi hal utama pemicu keributan tersebut. “Saya tidak dihargai kalau begini ceritanya. Makanya saya emosional. Saya incumbent, dalam petunjuk bimteg partai, sebagai incumbent saya pantas diprioritaskan untuk mendapat nomor urut 1,” kata Yunelda Asra, kader yang sempat emosional usai pendaftaran.
Kenyataannya, Yunelda mendapat nomor urut 2. Ia pun tak kuasa membendung amarah dan melampiaskannya kepada Ketua DPD Partai Demokrat, Rudi Apriasi.
Pantauan Prokabar.com, Rudi Apriasi hanya terdiam saat diomeli Yunelda Asra. Bahkan usai kejadian, pengurus partai langsung berembuk menyikapi keluhan Yunelda. (Ola)
















