Ini Penyebab dan Catatan Merah Walinagari Ganggo Hilia, Bonjol Saat Menghilang

Penulis -

Senin, 2 Desember 2019 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Hilang tanpa jejaknya Bondan Kusbianto, Wali Nagari Ganggo Hilia, Kecamatan Bonjol ternyata meninggalkan secercah catatan merah di pemerintahan kecamatan. Bahkan terkuak, selain masalah di pemerintahan nagari yang sudah banyak, ternyata, tidak masuk kantor dan tidak pulangnya Wali Bondan ke rumah hingga tidak diketahui dimana batang hidungnya, dipicu pertengkaran di dalam keluarga.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Laporan yang kami terima, awalnya masalah keluarga. Ia bertengkar dengan sang istri. Lalu pergi tanpa kabar dan meninggalkan rumah serta pekerjaannya di kantor wali sejak 22 November lalu hingga sekarang,” kata Camat Bonjol, Afnita.

Diakui Afnita, laporan tidak masuk dan masalah lainnya yang menyelimuti Bondan Kusbianto di pemerintahan nagari sudah ia laporkan ke pemerintah kabupaten. “Yang belum itu, laporan kehilangan dari keluarga ke polisi,” lanjut Afnita.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selain masalah rumah tangga, dirinci Afnita masalah di pemerintahan yang dihadapi Bondan yakni, pertanggungjawaban keuangan nagari yang belum selesai, tugas-tugas pemerintahan yang tidak dilaksanakan, termasuk juga kasus dugaan korupsi yang menyeret Bondan untuk diperiksa di kepolisian.

Lebih lanjut, hal senada juga diutarakan Kasatreskrim Polres Pasaman, AKP Lazuardi. Ia mengaku belum ada menerima laporan orang hilang atau semacamnya perihal Bondan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Belum ada kami terima laporan orang hilang atau semacamnya,” tegas AKP Lazuardi.

Perihal kasus korupsi realisasi anggaran dana desa dan nagari yang menyeret nama Bondan, saat ini belum ada penetapan tersangka. Pihak penyidik masih melangkapi keterangan saksi-saksi. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB