Daerah

Ini Penyebab Anjloknya Prestasi Pessel di MTQ Tingkat Provinsi

Pessel, Prokabar – Komisi IV DPRD menilai anjloknya prestasi Pesisir Selatan (Pessel), di MTQ 38 Kota Solok akibat proses penjaringan khafilah yang asal jadi.

Ketua Komisi IV, Marwan Anas menilai, banyak khafilah daerah yang seharusnya layak, tapi tidak diikut sertakan. Seperti khafilah yang juara MTQ tingkat kabupaten, misalnya.

“Padahal di Kecamatan Lengayang dan Bayang banyak. Tapi mereka tidak dibawa,” ungkapnya pada Prokabar.com di Painan, (24/6).

Kabupaten Pesisir Selatan harus rela menerima kekalahan pada MTQ ke-38 tingkat Sumatera Barat di Kota Solok.

Betapa tidak, daerah berjuluk Negeri Sejuta Pesona itu hanya mampu bertengger pada posisi ke-12, dari 19 kabupaten/kota peserta.

Bahkan, jauh lebih rendah dari prestasi tahun lalu yang sukses pada urutan ke-6. Padahal, kali ini Pesisir Selatan menargetkan optimis pada peringkat ke-4.

Berdasarkan rilis dari panitia pelaksana, juara satu diraih Kabupaten Tanah Datar, dengan 77 poin. Kemudian disusul Kota Padang, 65 poin dan diikuti Kota Pariaman, 60 poin.

Pada posisi tiga terakhir ditempati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat dan Kabupaten Solok, dengan poin masing-masing nol, tujuh dan delapan.

Sedangkan Pesisir Selatan yang di posisi 12, hanya mampu meraih poin 14 saja. Selain proses seleksi, lanjut Marwan, sinergi antara pemerintah kabupaten dan Kemenag terlihat minim.

“Nah, ini harus perbaiki juga. Harusnya pemerintah daerah memperkuat sinergi dengan Kemenag soal keagamaan,” ulas politisi Partai Persatuan Pembangunan itu.

Terkait dengan apakah Komisi IV bakal memanggil Bagian Kesra atau tidak, dirinya mengaku bakal mengoordinasikannya pada ketua dewan terlebih dahulu.

“Soal itu, nanti kita konfirmasi dulu pada Ketua DPRD,” tutupnya,(min)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top