Ramadan 1440 H

Ini Negara dengan Durasi Puasa Terlama di Dunia

Padang, Prokabar – Jika Indonesia memiliki lama waktu menunggu matahari terbenam dan terbit tidak terlalu berbeda, yakni 12 jam siang hari dan 12 jam malam hari setiap harinya, di beberapa negara terpaksa merasakan fenomena midnight sun atau matahari terbit di malam hari.

Fenomena ini kerap terjadi di kawasan Lingkaran Antartika dan Lingkaran Arktik, maka tak bisa dielakkan umat muslim di negara tersebut pun berpuasa cukup lama untuk menunggu matahari terbenam.

Laporan Visit Norway menyebut, fenomena ini terjadi sebab bumi berputar pada sumbu miring nan relatif terhadap matahari. Sebab hal tersebut, selama beberapa minggu, matahari tak pernah sepenuhnya terbenam di beberapa negara di kawasan ini.

Seperti halnya 4 negara yang dihimpun Guideku.com dari berbagai sumber berikut.

Norwegia

Saat musim panas berlangsung sedari akhir Mei hingga akhir Juli, matahari tak sepenuhnya berganti di kawasan Lingkaran Arktik.

Tak heran, beberapa negara di kawasan ini, semacam Norwegia diterpa matahari selama 20 jam.

Norwegia bahkan didapuk julukan ‘Land of Midnight Sun’.

Islandia

Di periode musim panas yang sama, Islandia juga mengalami fenomena midnight sun.

Di Reykjavik misalnya, matahari akan terbenam sejenak tepat tengah malam dan kembali terbit sebelum pukul 3 pagi.

Kanada

Di kawasan Northwest Territories, Kanada, midnight sun terjadi selama 50 hari beruntun.

Bahkan sebab fenomena ini, pemerintah setempat menggelar Midnight Sun Fun Run yang dimulai sedari tengah malam di akhir pekan.

Swedia

Fenomena midnight sun di Swedia juga dapat disimak di kota Stockholm.

Di Stockholm, matahari terbenam sejenak tepat tengah malam dan terbit kembali pada pukul 04.30 pagi.

Beruntunglah umat muslim di Indonesia memiliki jangka waktu yang seimbang untuk matahari terbenam. Kalau kamu tahan nggak puasak hingga 20 jam seperti yang dirasakan mereka yang berpuasa di negara tersebut.(*/mbb)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top