Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Ini Langkah Sumbawa Barat Tingkatkan Mutu Pendidikan

Dibaca : 711

Sumbawa Barat, Prokabar — Sebanyak 82 orang dari latar belakang pendidikan dan pemerintah menghadiri kegiatan Sosialisasi Program Rintisan Guru BAIK di Hotel IFA Kecamatan Taliwang- Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Selasa (31/7). 

Program rintisan ini merupakan bagian dari Program Kemitraan Pemerintah Australia dan Indonesia dalam peningkatan mutu pendidikan, disebut ‘Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia’ (INOVASI).

Program Rintisan Guru BAIK merupakan program rintisan yang didukung dan didanai oleh pemerintah kabupaten guna meningkatkan hasil belajar siswa melalui pengembangan kualitas pembelajaran. Melalui Dinas Dikpora Kabupaten Sumbawa Barat, Program INOVASI memfasilitasi rangkaian pelatihan bagi para guru, kepala sekolah, dan pengawas pendidikan untuk menjadi lebih BAIK, yaitu Belajar, Aspiratif, Inklusif, dan Kontekstual.

Bupati Kabupaten Sumbawa Musyafirin mengatakan, Kabupaten Sumbawa Barat adalah salah satu dari enam kabupaten mitra program INOVASI di Provinsi NTB. Setelah melalui proses panjang sejak tahun 2016, ditemukan bahwa Provinsi NTB mengalami tantangan besar dalam pendidikan di mana hasil belajar siswa dinilai rendah akibat kurangnya kemampuan literasi siswa. 

“Dalam perjalannya, teridentifikasi bahwa guru memiliki keterbatasan dalam kegiatan pembelajaran literasi di kelas awal, SD kelas satu, dua, dan tiga. Materi pembelajaran yang konvensional, pengelolaan kelas yang minimalis, dan manajemen pembelajaran yang kurang interaktif dan menarik, ternyata tidak mendorong kesadaran literasi siswa. Maka dari itu, melalui program rintisan Guru BAIK diharapkan Program INOVASI bersama pemerintah kabupaten dapat memfasilitasi para tenaga pendidik untuk mengembangkan diri demi generasi bangsa yang lebih baik.” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa progres mengajar akan berbanding lurus dengan hasil belajar para siswa. “Karena progres mengajar guru di kelas akan berkorelasi positif dengan hasil belajar siswa, kita harus terus mengembangkan metode pembelajaran. Bangunkan niat belajar siswa melalui inovasi pembelajaran,” ungkapnya.

Program rintisan Guru BAIK akan menyasar 50 sekolah sebagai target pengimbasan. Pelatihan para fasilitator daerah (fasda) terpilih akan bertujuan menyiapkan sumber daya lokal untuk kemudian memfasilitasi para guru, kepala sekolah, dan pengawas pendidikan melalui pelatihan lebih lanjut. Inovasi pembelajaran, metode baru, dan pelatihan pengelolaan kelas akan didorong melalui peningkatan kapasitas tenaga pendidik. 

INOVASI (Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia) adalah program kemitraan pendidikan Pemerintah Indonesia dan Australia yang bertujuan untuk menemukan dan memahami cara-cara untuk meningkatkan hasil pembelajaran siswa – khususnya yang berkaitan dengan kemampuan literasi dan numerasi, baik itu di kelas maupun di sekolah. 

Bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, INOVASI menjalin kemitraan dengan 12 kabupaten yang tersebar di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, dan Jawa Timur. Program pendidikan senilai AUD$ 49juta ini, berjalan sejak tahun 2016 hingga tahun 2019 dan dikelola oleh Palladium atas nama Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) Australia. (*/hdp)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top