Ini Langkah Dinkes Padang Cegah Sebaran DBD

Penulis -

Senin, 25 Februari 2019 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang bakal menggelar gerakan serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di setiap rumah di Kota Padang, hal ini merupakan salah satu bentuk antisipasi penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).

Gerakan tersebut akan diadakan pada 9 Maret ini dan diikuti Serdadu Jentik (pelajar), Bundo Peduli, Saka Bakti Husada (Pramuka), Palang Merah Remaja (PMR), PMI, mahasiswa sekolah kesehatan, seluruh rumah sakit, organisasi profesi, dan pihak kecamatan dan kelurahan se-Kota Padang.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Ferimulyani mengatakan, gerakan serentak ini perlu dilakukan untuk memutus mata rantai penularan penyakit DBD dengan mencegah berkembangnya jentik-jentik nyamuk dan memantau perkembangan kasus DBD, serta melihat tren kasus DBD. Sekaligus melakukan Pemantauan Wilayah Setempat (PWS).

“Kota Padang merupakan daerah endemis DBD, dimana di semua kecamatan dan kelurahan sudah ada kasus DBD. Hingga Januari ini saja, kita sudah mendapatkan 58 kasus DBD. Sedangkan, di tahun 2018, kita memiliki 699 kasus DBD dengan jumlah angka kematian 3 orang”, ungkap Ferimulyani saat rapat persiapan gerakan serentak antisipasi DBD di Aula Kantor Dinkes Kota Padang, Senin (25/02).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Lebih lanjut dikatakan, upaya antisipasi penyebaran DBD juga telah dilakukan Dinkes Kota Padang dengan melakukan penyuluhan langsung di masyarakat dan di Puskesmas, Pemantauan Jentik Berkala (PJB), pembinaan kelompok masyarakat dengan gerakan Serdadu dan Bundo Peduli DBD (Serbu DBD), Larvasida dan Fogging Kasus DBD, Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Kasus DBD juga dipengaruhi oleh perilaku dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan. Jika lengah terhadap kebersihan lingkungan maka akan mempengaruhi jumlah kasus yang muncul tiap bulannya”, ujar Ferimulyani.

Ditambahkannya, gerakan serentak antisipasi akan diawali dengan apel bersama di RTH Imam Bonjol, senam bersama dan dialog interaktif Wali Kota tentang DBD. Serta, juga akan dilakukan penyebaran informasi DBD melalui leaflet, stiker kepada masyarakat. (Rel/hum/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB