Ini Kunci Pemkab Pasaman Cegah LGBT Berkembang

Penulis -

Selasa, 13 November 2018 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Penyakit Masyarakat (Pekat) Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender alias LGBT benar-benar membuat pemerintah sibuk. Mengantisipasi bahkan sampai mengkaji apa benar yang bisa dilakukan jika pelakunya berhasil diamankan petugas.

Tidak dipungkri, Pekat ini telah menyerang kota-kota besar di Sumatera Barat. Namun di Pasaman, Pekat ini cukup jarang ditemukan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Jangankan itu, Pekat serupa zina atau PSK sangat jarang ditemukan di Pasaman.

“Kita beruntung di Pasaman, tidak ada kafe-kafe karaoke seperti di kota besar, tidak ada sudut kota yang gelap atau areal serupa yang mengundang terjadinya Pekat. Inilah salah satu alasan mengapa di Pasaman kasus Pekat yang berbau seksual jarang terjadi. Kalaupun itu ada, sesekali, itupun tidak separah di kota besar,” kata Kasatpol PP Damkar Pasaman, Asmadi, Selasa (13/11).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Diakui Asmadi, saat ini pemerintah lebih fokus memberantas kenakalan remaja. Terutama mereka yang hobi mabuk lem ataupun obat batuk.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Selain itu, kami bersama instansi terkait juga giat melakukan himbauan untuk remaja kita agar tidak terserang LGBT. Di Pasaman, insyallah masyarakat kita masih memegang kuat dan menerapkan adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Asmadi. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB