Ini Kendala yang Mesti Diatasi Jurnalis Semasa Pandemi

Penulis -

Senin, 22 Juni 2020 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Para jurnalis dalam menjalankan tugasnya saat ini harus mampu beradaptasi terkait dua hal yang berkaitan dengan redaksi dan perusahaan di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

“Harus mampu beradaptasi terutama pada dampak lingkungan dari Covid-19, adaptasi yang dimaksud adalah yang berhubungan dengan redaksi sama perusahaan,” ujar Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia Atal Depari melalui Webinar Diseminasi Informasi di Era Pandemui Covid-19 pada kemarin (21/6).

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Dalam hal redaksi, kata dia, saat ini para jurnalis harus mampu menyediakan informasi yang berkualitas terkait dengan Covid-19. Sehingga, masyarakat di dalam negeri mendapatkan informasi yang terbaru tentang langkah-langkah yang telah dilakukan dalam penanganan wabah virus tersebut.

Terkadang, dalam mendapatkan informasi banyak gangguan yang dialami oleh para wartawan dari mulai narasumber yang tidak terbiasa hingga gangguan sinyal di kala melakukan wawancara.

“Tantangan yang luar biasa karena para wartawan menggali informasi dengan batasan-batasannya,” kata dia.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Selanjutnya, dalam hal perusahaan, para wartawan juga harus mampu beradaptasi dengan kebijakan perusahaan yang terdampak dari virus ini. Ada perusahaan yang mengambil kebijakan secara cermat yang berdampak pada penghasilan para reporter selama pandemi.

Alhasil, para jurnalis harus mampu melakukan hal yang inovatif dalam mendapatkan penghasilan tambahan. “Adaptasi sendiri dari situasi yang sulit. Harus mengambil langkah inovatif untuk bertahan hidup ini kedepan,” imbuhnya.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Dari semua adaptasi yang harus dilakukan, Atal optimis kondisi perekonomian bangsa akan kembali pulih seperti sedia kala dalam beberapa kedepan. Agar, kondisi para jurnalis di lapangan dapat berangsur-angsur menjadi lebih baik. Mengingat peran penting jurnalisme setara dengan pelayanan publik yang dilakukan oleh pemerintah.

“Kedepan perekonomian Indonesai akan tumbuh kembali. Seiring dengan hal itu kehidupan pers akan tumbuh normal lagi,” pungkasnya. (*)

 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB