Ini Kekhawatiran Orang Tua Atas Program Imunisasi MR

Penulis -

Jumat, 3 Agustus 2018 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Dinas Kesehatan Pasaman, akhirnya menunda sementara pelaksanaan imunisasi massal vaksin Maesles dan Rubella (MR). Penundaan sementara ini karena adanya himbauan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang label halal dari vaksin MR tersebut.

“Kita hanya menunda sementara, meski seharusnya program ini sudah dijalankan. Mudah-mudahan, hingga 8 Agustus nanti, ada keputusan MUI pusat terkait permasalahan ini. Apakah tetap dilanjutkan atau dihentikan” kata Kepala Dinas Kesehatan Pasaman, Amdarisman, Jumat (3/8).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Satu suaranya penundaan sementara ini, diakui Amdarisman juga telah disepakati Forkopimda dan MUI serta Pemkab Pasaman.

Di sisi lain, kerisauan para orang tua di Pasaman, bukan masalah halal atau tidaknya. Bukan gratis atau mahalnya biaya untuk imunisasi ini. Akan tetapi, para orang tua risau karena tidak jelas, siapa yang bertanggungjawab nantinya apabila terjadi hal yang tidak diinginkan pada sang anak yang di suntik.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Kami para orang tua juga melek informasi. Bukan masalah halal atau tidaknya bagi kami para orang tua, namun sejauh mana dan siapa yang bertanggungjawab pada anak kami, jika terjadi efek samping akibat vaksin ini. Ini tidak dijelaskan dalam surat edaran dari sekolah-sekolah anak kami yang telah kami terima,” tutup Teti, salah seorang wali murid SLTP sederajat di Pasaman. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB