Ini Jalur Masuk Petasan ke Pasaman

Penulis -

Sabtu, 19 Mei 2018 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar – Peredaran petasan di Pasaman ternyata berasal dari Bukittinggi. Peredarannyapun sangat cantik. Pedagang lokal tidak lagi susah payah membeli ke pedagang besar untuk diecer, sebab sudah ada kurir yang memasok.

“Sudah ada yang memasok, mulai dari kembang api, lilin, petasan korek hingga petasan yang memancarkan warna-warni saat meletus di langit,” kata salah seorang pedagang petasan yang enggan menyebutkan namanya di kawasan Panti, Sabtu (19/5).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selain dimanjakan dalam hal pasokan, para pedagang ternyata juga dimanjakan dalam hal penyetoran hasil penjualan. Biasanya beberapa pemasok bakal meminta pedagang lokal menjualkan petasannya dan hasilnya bakal dikutip satu kali seminggu.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Ambil dan jual dulu, baru setor. Seperti itu sistemnya. Akan tetapi, para pemasok biasanya hanya memberikan petasan kepada pihak yang sudah lengganan, tidak sembarangan pula,” lanjut pedagang.

Pantauan Prokabar, para pedagang petasan lokal pada umumnya hanya bermodalkan meja kecil untuk menjual petasan. Disinyalir hal inilah yang menjadi pemicu banyaknya pedagang petasan. Selain bermodal kecil, untung yang diraup juga cukup besar. Rata-rata para pedagang mendapat omset 100 hingga 250 ribu per malam.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Resikonya ya itu tadi, kena razia Pol PP dan dagangannya pasti diangkut. Tapi kitanya harus pandai-pandai juga dalam hal ini,” tandas pedagang lainnya di Kecamatan Panti. (ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB