Ini Harapan Pencari Rinuk Di Danau Maninjau

Penulis -

Kamis, 11 Oktober 2018 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Raya, Prokabar — Matahari terlihat cerah menyinari Danau Maninjau. Saat itu, Selasa siang (9/10), sejumlah nelayan sudah mulai mencari penghidupan dengan memburu hewan endemik yang masih tersisa di danau seluas 99,5 km tersebut. Dan Pensi dan Rinuak sudah kembali bermunculan, dimungkinkan kondisi danau sudah mulai kembali normal.

Di sekitar lokasi konservasi LIPI dan Pusat Penelitian Limnologi, Jorong Kubu, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Agam, terlihat seorang ibu hamil asik mencari Rinuak, di tepi danau. Rinua adalah ikan kecil dan khas yang hanya ada Danau Maninjau.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Nak kamambali rinuak pak (mau membeli rinuk pak),” Wanita itu menyapa dan menawarkan hasil tangkapannya kepada prokabar.com saat menghampirinya.

Wanita itu bernama Rosdayanti (37). Ia bersama suaminya Abdi (35) dan anak laki-lakinya Fauzan Nur Rahman (4) mencoba menggais rezeki ke danau pagi itu. “Alhamdulillah, kami berhasil menangkap rinuak sekitar 1 kg. Bila bapak berkenan, kami akan menjualnya. Setidaknya, ini sudah dapat pengganjal perut kami untuk saat ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Ia melanjutkan, sempat 2 tahun lalu Ikan Rinuak hilang dari peredaran, akibat racun tubo belerang sering melanda danau. “Kami kesulitan mencari rezki karena hanya ini kemampuan yang kami miliki. Kata banyak orang, pemicu utamanya adalah keramba jaring apung serta makanan ikan pelet bertumpuk di dasar danau,” terang Yanti.

Abdi menambahkan, parahnya ikan yang mati atau bangkai ikan terkena tubo belerang, dibuang begitu saja oleh pemiliknya. “Bangkai ikan bertebaran di tengah danau, memperparah kerusakan danau kami,” kata Abdi.

Baca Juga :  Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP

Kami berharap lanjut pria kurus tinggi tersebut. Danau ini, bebas dari pencemaran dari berbagai zat kimia atau faktor lainnya. “Kami sangat berharap agar danau ini kembali bersih dan jernih, sehingga kami rakyat kecil ini dapat kembali hidup sehat dan bahagia. Karena kehidupan kami hanya tertumpang di danau ini,” tutupnya (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi
KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing
Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul
Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP
Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik
Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:42 WIB

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:30 WIB

KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik

Berita Terbaru