Pasaman, Prokabar — Masyarakat di sekitar Lubuk Sikaping hati-hati. Terutama saat meninggalkan rumah untuk menunaikan ibadah tarawih dan semacamnya di malam hari.
Kapolsek Lubuk Sikaping, Iptu Fion Joni Hayes menegaskan, tidak tertutup kemungkinan, suasana sepi dimanfaatkan pelaku kejahatan, seperti maling. Tidak itu saja, masyarakat yang berkendara ke masjid, juga diminta memastikan keamanan kendaraannya. Biar tidak ‘dipinjam paksa’ oleh maling.
“Maling rumah, maling motor, dua kasus ini kerap terjadi di bulan Ramadan. Untuk itu, hati-hatilah masyarakat. Jangan lengah. Kejahatan itu ada, karena kesempatan yang didapat pelakunya,” kata Iptu Fion, Senin (13/5).
Tidak itu saja, masyarakat juga diminta lebih memperhatikan suasana rumah saat hendak ditinggalkan. Pastikan, alat elektronik yang tidak penting dimatikan, begitu juga kompor.
“Jangan sampai, saat pergi ibadah, kekhusukan terganggu karena hal sepele. Seperti kompor lupa dimatikan. Sedang memasak air atau nasi lalu ditinggalkan. Ini sepele, namun dampak buruknya, sangat luar biasa. Bisa membangunkan dan membuat si jago merah mengamuk. Selain itu kami minta, bila ada gangguan keamanan dan kenyamanan di tengah masyarakat, segera laporkan,” tutup Fion. (Ola)
















