Ini Dugaan Penyebab Banjir Bandang Di Tanah Datar

Penulis -

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar — Selain lumpur, Banjir bandang Tanjung Bonai juga menyertakan kayu gelondongan dari atas gunung sago. Kayu kayu berukuran tersebut menghamtam pemukiman dan kedai warga hingga hancur tak berbentuk. Bahkan satu unit rumah, hanya tinggal pondasi setelah dihantam oleh kayu berukuran cukup besar.

Aldoris, warga Tanjung bonai mengungkapkan jika banjir bandang ini diduga dan tak terlepas dari adanya aktifitas penebangan liar( illegal loging) di kawasan gunung nago tersebut.

” Kita banyak menerima keluhan warga terkait aktifitas penebangan liar di atas gunung sago. Tak menutup kemungkinan, banjir bandang yang menelan korban jiwa ini berasal dari aktifitas itu. Kami ingin pihak berwajib dan pemkab Tanah Datar mengusut ini,” ujarnya kepada prokabar.com

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Sementara itu, menanggapi keluhan warga tersebut Kapolres Tanah Datar mengungkapkan akan menampung aspirasi warga. Pihak kepolisian pun berjanji akan menuntaskan asal muasal penyebab banjir bandang yang terjadi.

” Kita akan berkordinasi dengan pihak terkait untuk menelusuri asal usu penyebab terjadinya banjir bandang ini. Tentunya laporan masyarakat sangat dibutuhkan dalam hal ini, serta partisipasi dari Instansi terkait juga dibutuhkan untuk menuntaskan persoalan ini,” ucap AKBP Bayuaji Yudha Prajas.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sementara itu, Bupati Tanah Datar menyatakan jika tidak menutup mata atas persoalan atas laporan masyarakat. Penebangan liar bisa saja terjadi dan dilakukan oleh oknum masyarakat, karena pasca banjir ditemukan potongan potongan kayu yang terpotong rapi. Meski demikian, dibutuhkan penelusuran dan investigasi lebih lanjut ke hulu air.

” kita belum sampai kesana, nanti kita akan cek kelapangan. Laporan masyarakat memang terjadi aktifitas penebangan liar dan ini menjadi perhatian pemerintah daerah, karena ditemukan potongan kayu yang rapi terbawa arus air. Nanti tim akan cek ke atas,” ucap Bupati.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Banjir bandang yang terjadi pada kamis sore 11 Oktober 2018 menewaskan empat orang, dan dua warga lainnya masih hilang, sementara 6 warga lainnya dirawat di RSUD Hanafiah Batusangkar dan Puskesmas. Selain itu, banjir bandang juga merusak infrastruktur seperti jalan, jembatan, irigasi, sawah dan ladang serta ternak warga. Wilayah terdampak banjir bandang pun menyasar 3 kenagarian di Lintau 9 koto.(eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB