Ini Dia yang Menjadi Hambatan Perkembangan Pariwisata di Pariaman

Penulis -

Rabu, 27 Januari 2021 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pariaman, Prokabar — Pemerintah Kota Pariaman,mengajak investor untuk berinvestasi di bidang perhotelan, karena melihat peluang perkembangan pariwisata dan banyaknya kunjungan wisatawan yang datang ke kota tersebut.

“Hambatan perkembangan pariwisata di Pariaman adalah hotel, padahal tamu (wisatawan) banyak datang,” kata Wali Kota Pariaman Genius Umar di Pariaman, dilansir Prokabar dari MC Pariaman, Rabu (27/1).

Ia mengatakan, wisatawan tersebut saat ini tiba di Pariaman pagi hari, namun mereka kembali atau meninggalkan daerah itu sore hari karena hotel terbatas.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Wisatawan dari Pekanbaru contohnya, Sabtu sudah datang ke Pariaman, namun sorenya pergi,” katanya.

Ia mengatakan, meskipun daerah itu saat ini sudah terdapat sejumlah hotel namun pihaknya menilai jumlah kamarnya masih kurang untuk menampung wisatawan apalagi ketika pelaksanaan kegiatan wisata.

Hotel yang terdapat di Pariaman saat ini hanya Nan Tongga, Safari Inn, Shafira, Almadinah, dan Kassandra.

Ia mengatakan, pihaknya akan terus mengajak investor yang berada di Pekanbaru atau bahkan kepada perantau asal daerah itu untuk berinvestasi perhotelan di Pariaman.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Kami meminta pemerintah provinsi kalau ada investor yang datang tolong dibawa ke Pariaman,” ujarnya.

Ia menyampaikan masih minimnya hotel di Pariaman merupakan salah satu kendala yang dihadapi dalam pengembangan pariwisata di daerah itu.

Kendala lainnya, kata dia, yaitu jalan yang menghubungkan Kota Padang sebagai ibu kota provinsi ke Pariaman belum memadai.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Ia berharap, jalan di tepi laut yang saat ini realisasi pembangunannya hingga belakang Hotel Pangeran, Padang terdiri dari dua jalur dan dapat cepat diselesaikan hingga ke Pariaman sehingga memudahkan wisatawan mengunjungi daerah itu.

“Mungkin nanti orang di Padang bisa makan siang dan malam di Pariaman atau mungkin ngopi juga bisa di Pariaman, karena waktu yang ditempuh singkat,” tambahnya. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB