Ini Dia Tips Siaga Hadapi Bencana Tsunami

Penulis -

Jumat, 28 Desember 2018 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokbar — Bencana tsunami bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Tsunami bisa menerjang perairan mana saja termasuk juga daerah  pariwisata. Seperti yang belum lama ini terjadi, bencana tsunami yang menerjang kawasan wisata di Banten dan sebagian wilayah Lampung.

Akibatnya ratusan orang meninggal dunia, ribuan orang mengungsi dan bangunan rusak akibat kejadian tersebut. Tsunami itu sendiri sering diartikan sebagai perpindahan badan air skala besar yang diakibatkan perubahan air lalu secara tiba-tiba dengan gerakan vertikal yang terjadi di laut lepas.

Penyebab terjadinya tsunami sangat beragam, mulai dari gempa bumi bawah laut,letusan gunung api diatas dan bawah laut, longsor dibawah laut dan bisa juga karena hantaman meteor.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Tanda awal terjadinya tsunami sama seperti bencana lainnya, sebelum terjadi yang bisa dipelajari sehingga bisa meminimalisir jatuhnya korban jiwa. Dan berikut adalah tanda awal sebelum terjadinya tsunami:

  1. Sesudah Gempa Bumi. Pemicu awal terjadinya tsunami adalah gempa bumi besar yang terjadi disekitar pantai dan laut. Gempa berkekuatan 6.5 SR bisa menjadi pemicu terjadinya gempa bumi.
  2. Air Laut Surut. Tanda terjadinya tsunami yang paling jelas adalah air laut yang terlihat surut secara tiba-tiba. Jika melihat tanda ini, segera menyelamatkan diri karena tsunami akan muncul dan menghantam daratan. Semakin jauh surutnya maka akan semakin kuat tsunami yang akan dihasilkan.
  3. Terjadi Suara Gemuruh. Menurut beberapa pakar menyebutkan sebelum terjadinya tsunami, akan terdengar suara gemuruh seperti kereta. Suara gemuruh tersebut.
Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Yang Dilakukan Ketika Terjadi Tsunami, antara lain:

  1. Jangan panik, lari menyelamatkan diri ke tempat aman yang lebih tinggi. Berlari sesuai dengan jalur evakuasi tsunami. Jika tidak ada jalur evakuasi, pilihlah menyelamatkan diri ke tempat lebih tinggi
  2. Jika tidak terdapat dataran tinggi, cari gedung yang kontruksinya kuat. Jangan pilih gedung yang terlihat rapuh. Berlindunglah di tempat aman hingga keadaan membaik.
  3. Jangan menyelamatkan diri menggunakan kendaraan terutama mobil. Sebab hal tersebut hanya akan menghambat anda dalam evakuasi.
  4. Jika gelombang tsunami menghanyutkan anda, cari benda terapung yang bisa dijadikan pegangan anda.
Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Setelah terjadi bencana tsunami, usahakan tetap berada di tempat aman. Sebab tsunami susulan bisa terjadi. Tunggu sampai suasana benar-benar aman dan menunggu regu penyelamat.

Sesudah bencana tsunami, akan banyak orang yang mengalami tekanan fisik dan mental. Karena melihat kerusakan bahkan korban jiwa. Jagalah kesehatan dan tetap tenang dan yakin semua akan baik-baik aja. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman
Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?
Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali
Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi
Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)
Kebenaran, Keniscayaan dan Kebermaknaan  Agama Pada Manusia (Membaca Agama dari Perspektif  Kesadaran, Filsafat dan Kajian Budaya)
Filosofi Kenetralan dan Fungsi Keseimbangan Dalam Menjalani Kehidupan
Aeratie Gebouw dan Rumah Air Kandang Ditabek, Simbol Modernitas dan Jejak Sejarah Air Bersih dari Paninjauan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Jumat, 25 September 2026 - 11:22 WIB

Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?

Senin, 21 September 2026 - 11:49 WIB

Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali

Minggu, 13 September 2026 - 08:59 WIB

Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi

Selasa, 8 September 2026 - 11:12 WIB

Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB