Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Ini Dia Musala Tertinggi di Sumbar

Dibaca : 101

Solok, Prokabar — Sebuah Musala di lereng Gunung Talang, Kabupaten Solok baru saja di resmikan, Rektor Universitas Andalas Prof. Yuliandri secara virtual, Minggu (14/2).

Lokasi musala tersebut berada di ketinggian sekitar 2.597 meter di atas permukaan laut.

Rektor Unand merasa bangga dan haru atas perjuangan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Andalas yang membangun musala tersebut.

“Luar biasa hebat. Tak mudah juga membawa material ke lokasi yang terletak di ketinggian 2.597 meter dari permukaan laut,” ujarnya dilansir dari halaman Unand.ac.id, Senin (15/2).

Menurutnya, Musala ini memiliki makna mendalam yang dapat digunakan oleh para pendaki nantinya untuk beribadah disamping menikmati puncak gunung talang tentunya.

Dirinya meminta untuk menjaga dan merawat Musala ini dengan sebaik-baiknya dan juga mengucapkan terima kasih pada Wali Nagari yang telah membantu mahasiswa dan pecinta alam, semoga jadi amal ibadah dan dikenang sepanjang massa.

Sementara itu Pembina Mapala Universitas Andalas Dr. Wilson Maverino yang turut melakukan pendakian mengatakan Musala ini dibangun dari bahan rangka baja dengan genteng dari metal dan  memiliki luas 2,4×3,5 m serta berlantai vinyl.

“Posisinya berada di alun-alun gunung talang yang kerap disebut lapangan bola diketinggian lebih kurang 2.500, beberapa meter sebelum menuju puncak gunung talang,” tambahnya.

Ada yang menarik dari Musala ini, selain berada ditempat tertinggi dikatakannya Musala ini dikelilinggi oleh hamparan bunga edelwiess.

“Namun untuk tempat berwudhu sudah dicarikan sumber air yang baru sehingga kebersihannya tetap terjamin,”  unggkap Dr. Wilson

Sementara itu, Ketua Mapala Universitas Andalas Farhan Furqoni mengatakan pendirian Musala ini diinisiasi semenjak Desember 2020 lalu, sedianya akan dibangun saat pergantian tahun di Gunung Talang.

“Namun lantaran larangan mendaki yang dikeluarkan pemerintah daerah pegerjaannya jadi tertunda,” terangnya.

Pembangunan musala ini tidak hanya mendapatkan apresiasi dari pendaki tetapi juga dari Pokdarwis Kampuang Aie Batumbuak dan Wali Nagari setempat, mereka juga terlibat penuh dalam membawa material bangunan hingga ke atas gunung.(*)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top