Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Ini Dia Ibu Cantik Pencipta Cokelat Rendang Asal Manggopoh

Dibaca : 1.2K

Lubuk Basung, Prokabar — Kreatif dan inovatif, begitulah yang dimiliki Elvidayanti (45). Warga jalan Tanjung Alai, Jorong Padang Tongga, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumbar ini berhasil menjalankan usaha beragam kue kering dan kue basah.

Bahkan menciptakan sebuah karya kuliner yang belum diciptakan orang lain. Coklat Rendang merupakan hasil produksi dan ciptaannya yang sudah dijual ke swalayan-swalayan. Bahkan beberapa pedagang kuliner ternama di Bukittinggi, Matur dan Padang sudah mulai memesan hasil produksi Ibu berparas cantik ini.

Ia mengatakan usaha ini bermula 2015, ketika mendapatkan pelatihan pembuatan beragam kue dari Pemerintah Kota Padang. Saat ia masih tinggal di Perumahan Bunga Mas, jalan Prof.Dr. Hamka, Dadok, Tunggul Hitam, Padang Utara.

Berbekal ilmu pelatihan tersebut, 2016, Elvi memberanikan diri membuat pesanan kue untuk tetangganya. Terutama kue untuk lebaran Idul Fitri, para tetangga berbondong-bondong meminta pesanan.

Usaha tersebut berlanjut memproduksi dan dijualkan ke swalayan-swalayan. Al hasil, para pelanggan ketagihan membeli dan berlangganan kue kepadanya.

Jenuh dengan hasil karya yang sudah ada, 2017 ia kembali mencari ide dan inovasi dari sahabatnya. Fokus mengolah coklat menjadi makanan khas yang belum dibuat orang lain.

Dengan kesungguhannya, sebuah prodak baru bernama Ari Palace Chocolate berhasil ia ciptakan. Ia berhasil membuat berbagai makanan terbuat dari coklat dengan beragam rasa khas kuliner Minang. Seperti Coklat Sipadeh, Coklat Rendang, Minang Chocolate, Coklat Kafei, Kofie Jahe Coklat dan berbagai permen coklat tangkai lainnya.

Ia berhasil memproduksi sendiri dengan bantuan beberapa orang tenaga tetangga dan memasarkannya langsung kepada pelanggan-pelanggan yang sudah ia bina dua tahun lalu. 

Dalam satu bulan berhasil membuat 700 pak coklat batangan tersebut. Dan sudah mencapai omset Rp13 juta selama sebulan.

Ibu tiga anak ini awalnya tinggal di Padang, sudah kembali ke kampung halaman di Jorong Padang Tongga, Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung. Untuk sementara waktu, ia memproduksi di rumah orangtuanya tersebut.

“Saya sangat berharap bisa terus mengembangkannya, memproduksikannya lebih baik lagi. Dapat lebih dikenal dan memasarkannya ke banyak orang,” pungkas Elvidayanti. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top