Daerah

Ini Dia, Delapan Bacalon Rektor Unand 2019-2023

Padang, Prokabar — Universitas Andalas telah menetapkan delapan bakal calon (Bacalon) Rektor periode 2019 – 2023.

Hal tersebut diungkapkan oleh ketua senat Universitas Andalas  Prof. Dr. Werry Darta Taifur, SE. MA yang dilansir, Kamis (2/5).

Lebih lanjut ia menambahkan sampai tanggal 25 April telah mendaftar sebanyak sembilan bakal calon yaitu Defriman Djafri, SKM, MKM, Ph. D (Kesmas), Prof.Dr-Ing. Hairul Abrar (Teknik), Dr Hefrizal Handra, MSOC. SC (Ekonomi), Henmaidi, ST, M.Eng.Sc, Ph.D (Teknik), Dr. Ir. Munzir Busniah, Msi (Pertanian), Najmuddin M Rasul PhD (Hukum), Prof. Dr. H. Novesar Jamarun, MS (MIPA), Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA (Ekonomi) dan Prof. Dr. H. Yuliandri, SH., MH (Hukum).

Disampaikannya saat ini telah dilakukan penjaringan dan menetapkan bakal calon rektor unand yang lolos untuk mengikuti tahap penyaringan pada 14 Mei 2019 mendatang.

“Dari sembilan calon yang mendaftar hanya delapan calon yang memenuhi syarat untuk maju pada tahap selanjutnya,” ujarnya.

Dijelaskannya dalam proses itu ada 13 syarat yang harus dipenuhi dan ada 17 dokumen yang harus dilampirkan.

Lebih lanjut ia mengungkapkan sembilan bakal calon ini, berdasarkan hasil seleksi dan pemantauan terdapat satu bakal calon yang tidak memenuhi persyaratan yaitu Najmuddin M Rasul PhD.

“Salah satu syarat maju sebagai calon Rektor yakni pengalaman menjabat paling singkat 2 (dua) tahun minimal sebagai ketua jurusan atau sebutan lain yang setara atau pejabat eselon II.a di lingkungan pemerintahan tidak dimilikinya,” terangnya.

Dikatakannya Najmuddin, Ph. D hanya pernah menjabat sebagai ketua jurusan di Perguruan Tinggi Swasta selama empat bulan dan jabatan Asisten Rektor 1993 – 1997 yang tidak ada dalam OTK (organisasi dan tata kerja).

“Karena asisten Rektor bukan pengambil kebijakan makanya persyaratan ini tidak terpenuhi,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Panitia Pemilihan Rektor Universitas Andalas Dr. dr. Eva Decroli, SpPD mengungkapkan delapan calon tersebut merupakan putra terbaik dan akan mengikuti seleksi berikutnya pada 14 Mei 2019.

“Dari delapan calon akan disaring lagi menjadi tiga orang saja untuk diajukan ke Kemenristekdikti untuk menjadi Rektor Universitas Andalas,” tambahnya.

Setelah itu, diungkapkannya pemilihan calon Rektor oleh Senat Universitas Andalas bersama Menristekdikti dalam rapat tertutup pada 17 Juni 2019.

Untuk tahap terakhir disampaikannya penetapan dan pelantikan calon Rektor Universitas Andalas oleh Menristekdikti Republik Indonesia.

Sebelumnya, masing – masing calon akan menyampaikan visi misinya di hadapan senat, perwakilan kementerian, tenaga pendidik dan mahasiswa kemudian dilakukan tanya jawab untuk penajaman visi misi dalam memimpin Unand.

Ia berharap Rektor terpilih nanti memang yang tepat untuk memimpin Universitas Andalas ke depannya, yang bisa membawa Universitas Andalas menjadi semakin lebih baik lagi. (Rel/hdp)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top