Padang Pariaman, Prokabar — Kapolres Padang Pariaman, AKBP Rizki Nugroho merangkum konsep berfikir dalam mengantisipasi liburan sekolah hingga pembangunan Jembatan Permanen atau Utama Kayu Tanam selesai. Ada pun 5 konsep berfikir berupa himbauan kepada seluruh pengguna jalan jalur Padang menuju Bukittinggi tersebut adalah;
1. Jembatan Darurat yang baru selesai terbangun saat ini dilakukan penggunaan jalur satu arah dari Padang menuju Bukittinggi. Dan yang diperkenankan melintas adalah kendaraan bermotor jenis sedan, minibus, sepeda motor dengan bobot maximal 15 Ton. Bertujuan agar para pengguna jalan tetap lancar dan petugas lapangan tidak mengalami kejenuhan berkepanjangan.
2. Ketika jembatan darurat kedua hendak dibangun, maka dilakukan tindakan persuasif terhadap para pemilik lahan untuk mengikhlaskan lahannya dipakai demi kepentingan umum karena bersifat emergency.
3. In syaa Alloh ketika Jembatan Darurat kedua selesai, maka arus lalu lintas dari Bukittinggi masuk ke Jembatan kedua dan perlahan-lahan arus lalu lintas dari arah Padang ke Bukittinggi dibelokkan via Sungai Sarik – Malalak maupun Sitinjau Laut ataupun SMA INS. Dengan harapan jembatan darurat pertama ini akan dilakukan pembongkaran dan selanjutnya dibuatkan jembatan utama (permanen) dengan pengerjaan sesuai pesan Menteri PUPR minimal 6 bulan pekerjaan.
4. Dalam proses waktu yang tentunya In syaa Alloh akan berjumpa Bulan Ramadhan 1440 H, maka petugas tetap melakukan pengaturan satu arah dari Bukittinggi ke Padang.
5. Insyaa Allah bilamana konsep berpikir ini dilaksanakan, maka petugas lapangan tidak mengalami kejenuhan dan pengguna jalan tetap aman serta lancar. Sesuai motto kita Polres Padang Pariaman “Sukses melalui Kebersamaan,” pungkasnya. (rud).
















