Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Ini Dia 10 Program Inovatif Rumah Baca Anak Nagari di Jorong Aro Kandikir

Dibaca : 679

Agam, Prokabar — Pengelolaan sebuah rumah baca tidaklah mudah untuk mencapai hasil maksimal. Membutuhkan perencanaan yang matang dan diiringi pelaksanaan berkelanjutan.

Seperti Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Baca Anak Nagari (RBAN) di Jorong Aro Kandikir, Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam. TBM ini memiliki strategi khusus dalam mengelola rumah baca dengan program-program yang menunjang budaya literasi.

Pendiri rumah baca, Sry Eka Handayani mengatakan, strategi pengelolaan RBAN memiliki tiga bagian yang meliputi pengelolaan fisik TBM berupa sarana prasarana, pendanaan dan sumber bacaan, serta pengelolaan program.

Strategi yang dilakukannya adalah mengkondisikan suasana lingkungan fisik yang nyaman dan ramah terhadap budaya literasi. Menyediakan pendanaan dan sumber bacaan sesuai dengan usia pengunjung rumah baca. Melaksanakan program-program literasi yang inovatif, kreatif dan berkesinambuangan.

“Dalam mengelola rumah baca kita menerapkan 10 program inovatif, kreatif dan berkesinambungan seperti, penampilan minat bakat sastra dan bimbel gratis Senin sampai Sabtu,” ujarnya, dilansir Prokabar dari MC Agam, Selasa (1/10).

Kemudian go send buku atau mengantarkan dan meminjamkan buku kepada masyarakat, babe aktif atau mengolah barang bekas menjadi produk bermanfaat. Kemudian gerakan sosial masyarakat, titian ke surga, mendatangkan tim ahli, movie edukasi, olah raga dan permainan tradisional, jumpa berlian atau Jum’at petang bersihkan lingkungan.

Dengan 10 program inovatifnya itu, RBAN yang baru berdiri dua tahun sudah memberikan dampak besar kepada masyarakat. Bahkan RBAN saat ini menjadi wadah bagi anak Nagari Gadut untuk menggali potensi diri sejak kecil.

“RBAN salah satu ruang baca di Agam berupaya terus bergerak dengan ide-ide yang inovatif, kreatif dan berkesinambungan,” sebutnya.

Ke depan RBAN berencana akan membentuk kampung literasi dengan merangkul pemerintah dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama dalam penguatan karakter dalam membangun budaya literasi dan masyarakat pembelajar. (*/hdp)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top