Ini Dampaknya Begadang dan Tidur Tak Teratur Saat Ramadan

Penulis -

Selasa, 5 Juni 2018 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Selama menjalani ada dua hal penting yang harus kita perhatikan saat menjalani ibadah puasa, yakni kecukupan tidur dan melakukan olahraga, Hal tersebut di ungkapkan Nutritionist dari Nestle Indonesia, Eka Herdiana. 

“Penelitian membuktikan bahwa pada saat puasa efek kurang tidur menyebabkan penurunan kemampuan akademis pada anak, kemampuan kognitif pada remaja serta performa kerja pada orang dewasa,” jelasnya dalam Nutrition Training yang digelar Nestle di Jakarta, beberapa saat lalu.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Untuk menghindari kondisi tersebut, kita harus memastikan diri sendiri dan keluarga mendapatkan tidur yang cukup selama 6-8 jam untuk dewasa dan 8-10 jam untuk anak-anak. Di samping istirahat yang cukup, jangan enggan melakukan olahraga.” sambungnya.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Lebih lanjut dirinya menambahkan, secara kesehatan, kita sudah boleh mulai melakukan olahraga sejak hari ketiga puasa. Hal itu untuk memberikan tubuh waktu untuk beradaptasi pada perubahan pola makan.

“Namun sebaiknya agar menghindari melakukan pekerjaan berat sebelum berolahraga dan memilih olahraga yang ringan seperti jogging, aerobik ringan, yoga atau pilates.,” ungkapnya

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Sementara itu untuk mereka yang terbiasa dengan latihan beban, hal tersebut bisa dilakukan setelah berbuka puasa dengan durasi latihan maksimal satu jam.

Selain dua hal tersebut, dirinya mengingatkan agar dapat memenuhi kebutuhan gizi yang kerap terlupa akibat keterbatasan waktu makan dan minum. Padahal, terpenuhinya gizi merupakan komponen penting untuk mendukung aktivitas sepanjang hari.  (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman
Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?
Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali
Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi
Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)
Kebenaran, Keniscayaan dan Kebermaknaan  Agama Pada Manusia (Membaca Agama dari Perspektif  Kesadaran, Filsafat dan Kajian Budaya)
Filosofi Kenetralan dan Fungsi Keseimbangan Dalam Menjalani Kehidupan
Aeratie Gebouw dan Rumah Air Kandang Ditabek, Simbol Modernitas dan Jejak Sejarah Air Bersih dari Paninjauan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Jumat, 25 September 2026 - 11:22 WIB

Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?

Senin, 21 September 2026 - 11:49 WIB

Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali

Minggu, 13 September 2026 - 08:59 WIB

Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi

Selasa, 8 September 2026 - 11:12 WIB

Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB