Jakarta, Prokabar – Selama menjalani ada dua hal penting yang harus kita perhatikan saat menjalani ibadah puasa, yakni kecukupan tidur dan melakukan olahraga, Hal tersebut di ungkapkan Nutritionist dari Nestle Indonesia, Eka Herdiana.
“Penelitian membuktikan bahwa pada saat puasa efek kurang tidur menyebabkan penurunan kemampuan akademis pada anak, kemampuan kognitif pada remaja serta performa kerja pada orang dewasa,” jelasnya dalam Nutrition Training yang digelar Nestle di Jakarta, beberapa saat lalu.
Untuk menghindari kondisi tersebut, kita harus memastikan diri sendiri dan keluarga mendapatkan tidur yang cukup selama 6-8 jam untuk dewasa dan 8-10 jam untuk anak-anak. Di samping istirahat yang cukup, jangan enggan melakukan olahraga.” sambungnya.
Lebih lanjut dirinya menambahkan, secara kesehatan, kita sudah boleh mulai melakukan olahraga sejak hari ketiga puasa. Hal itu untuk memberikan tubuh waktu untuk beradaptasi pada perubahan pola makan.
“Namun sebaiknya agar menghindari melakukan pekerjaan berat sebelum berolahraga dan memilih olahraga yang ringan seperti jogging, aerobik ringan, yoga atau pilates.,” ungkapnya
Sementara itu untuk mereka yang terbiasa dengan latihan beban, hal tersebut bisa dilakukan setelah berbuka puasa dengan durasi latihan maksimal satu jam.
Selain dua hal tersebut, dirinya mengingatkan agar dapat memenuhi kebutuhan gizi yang kerap terlupa akibat keterbatasan waktu makan dan minum. Padahal, terpenuhinya gizi merupakan komponen penting untuk mendukung aktivitas sepanjang hari. (*/hdp)
















