Ini Cara Pemkab Pessel Tekan Produksi Sampah Rumah Tangga

Penulis -

Rabu, 4 September 2019 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar — Untuk menurunkan produksi sampah rumah tangga, terutama sampah anorganik, pemerintah daerah kabupaten (Pemdakab) Pesisir Selatan (Pessel) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), akan programkan setiap nagari memiliki satu unit Bank Sampah.

Kepala Dinas Linkungan Hidup (DLH) Pessel, Jumsu Trisno menjelaskan, kehadiran Bank Sambah itu tidak hanya bertujuan untuk menurunkan pasokan sampah produksi rumah tangga, tapi juga akan memberikan dampak positif bagi daerah dalam menciptakan lingungan yang bersih, serta juga terhindar dari sarang nyamuk penular penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD).

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Tahun 2019 ini kita memprogramkan satu Nagari memiliki satu Bank Sampah. Upaya ini tidak saja bisa mengurangi produksi sampah rumah tangga. Tapi lebih dari itu juga akan memberikan dampak positif terhadap pengurangan tempat bersarangnya nyamuk penyebar virus DBD,” katanya dilansir dari MC Pessel, Rabu (4/9).

Hal itu bisa tercapai, sebab setiap rumah tangga akan melakukan pemilahan sampah yang bisa mendatangkan nilai uang melalui keberadaan Bank Sampah itu.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Dia menambahkan, untuk menciptakan program satu nagari satu Bank Sampah itu, sudah dilakukan sejak tiga tahun terkahir. Namun itu baru sebatas percontohan pada beberapa titik di Kecamatan IV Jurai, Batangkapas, Sutera, dan saat ini di Kecamatan Ranahpesisir.

Selain satu Nagari satu Bank Sampah, pihaknya juga menganjurkan pengadaan Bank Sampah itu disetiap sekolah, termasuk juga sestem pengelolaanya.

“Tujuanya agar sampah yang sudah terpisah menurut jenisnya itu, juga bisa diolah menjadi pupuk organik. Sedangkan yang anorganik bisa pula dulakukan daur ulang melalui penyaluran ke Bank Sampah yang ada,” ungkapnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Lebih jauh dijelaskan bahwa bagi nagari atau sekolah yang ingin belajar cara pengelolaan Bank Sampah, pihaknya bisa melakukan fasilitasi kepada Bank Sampah yang dinilai telah sukses melakukan pengembangan di daerah itu.

“Karena beberapa pengelolah Bank Sampah di daerah ini ada yang sukses melakukan pengembangan, sehingga bagi nagari, sekolah, bahkan perorangan yang ingin belajar, kita siap untuk memfasilitasinya,” tutup Jumsu. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB