Pasaman, Prokabar — Masyarakat Kabupaten Pasaman sudah 95,65 persen terlindung jaminan kesehatan. Jumlah ini terhitung Maret 2019 dengan total 303.699 jiwa yang sudah punya jaminan kesehatan berupa JKN-KIS dari jumlah penduduk 317.520 jiwa.
“Tinggal 4,35 lagi yang belum terlindungi, tapi angka ini disinyalir adalah tinggal orang–orang yang mampu secara ekonomi dan pekerja formal yang belum mendaftarkan diri sedangkan masyarakat miskin dan tidak mampu semua sudah terlindungi jaminan kesehatannya,” kata Bupati Yusuf Lubis didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Amdarisman, Selasa (26/2).
Atas keberhasilan ini, Pemerintah Kabupaten Pasaman berhasil mewujudkan dan mendapat Universal Health Coverage (UHC) untuk mensejahterahkan seluruh penduduknya.
“Sebelumnya, masih banyak masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan, kami berinovasi melalui Jaminan Kesehatan Masyarakat Pasaman Saiyo (JKMP-Saiyo) dan bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Alhamdulillah, warga yang sebelumnya tidak ada jaminan kesehatan, sekarang sudah punya dan biaya iuran per bulannya pemerintah kabupaten yang menanggung,” kata Bupati Yusuf.
Sementara itu Kedeputian Wilayah Sumbagteng–Jambi, Siswandi menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Daerah Pasaman yang tiada henti berjuang mensukseskan UHC ini. Ia berharap dengan UHC ini maka akses pelayanan kesehatan akan semakin mudah dan dirasakan langsung oleh masyarakat Pasaman secara merata. (Ola)
















