Ini Bentuk Dukungan XL Axiata dalam Implementasi Digitalisasi Pertambangan di PT VALE Indonesia

Penulis -

Sabtu, 14 Januari 2023 - 23:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui XL Axiata Business Solutions sebagai penyedia layanan ICT terintegrasi, mendukung PT VALE Indonesia menuju industri 4.0 dengan melakukan implementasi intelligent mining berbasis private network dan teknologi IoT di lokasi tambang.

Penerapan industri 4.0 yang memerlukan otomasi di seluruh lini dan inter-connectedness memerlukan infrastruktur jaringan yang mumpuni.

Penerapan intelligent mining berbasis private network dan teknologi IoT untuk PT VALE Indonesia berlokasi di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

PT VALE Indonesia menjadi salah satu perusahan tambang pertama di Asia Tenggara dalam penerapan teknologi Private LTE dengan industrial-grade yang dapat mendukung efektifitas pertambangan.

Chief Enterprise and SME Officer XL Axiata, Feby Sallyanto mengatakan, Private network merupakan konektifitas yang memiliki karakteristik yang tidak dimiliki banyak infrastruktur jaringan pada umumnya.

Private network memiliki tingkat reliabilitas dan tingkat keamanan yang tinggi, memiliki kecepatan tinggi dan sangat sesuai untuk aplikasi yg membutuhkan latensi yang rendah, teknologi ini melingkupi area yang sangat luas dan bisa mendukung perpindahan data antar area jaringan.

“Dengan demikian, Private network akan sangat cocok untuk digunakan untuk industri pertambangan dimana perusahaan dituntut untuk meningkatkan tingkat produktifitas melalui otomasi, menurunkan biaya dengan adanya fleet management dengan teknologi IoT dan juga meningkatkan tingkat keamanan karyawan karena karyawan tidak perlu pergi ke daerah-daerah yang berbahaya” terangnya Sabtu (14/1).

Feby Sallyanto menambahkan, Private network memungkinkan perusahaan mining untuk mengimplementasikan autonomous vehicle, 360 situational awareness, geo tracking, fleet management, predictive maintenance dan juga mission critical communication.

Keseluruhan use cases ini tidak akan bisa dijalankan dengan optimal tanpa adanya private network. 

Hal ini sejalan dengan tujuan PT VALE Indonesia yang sedang menuju industri 4.0 dan XL Axiata Business Solutions untuk menjadi mitra ICT dengan layanan terintegrasi.

“Suatu kebanggaan bagi kami di XL Axiata Business Solutions bisa mendukung perjalanan industri 4.0 di perusahaan sebesar PT VALE Indonesia. Di bawah pimpinan Ibu Febriany Eddy yang juga merupakan CEO wanita pertama di bidang pertambangan, kami melihat langkah digitalisasi PT VALE Indonesia selaras dengan trend digitalisasi yang juga terus berkembang di industri pertambangan di seluruh dunia.” ujarnya.

“Beliau sangat concern dengan perkembangan teknologi digital terutama pemanfaatannya untuk industri tambang. Kami akan siap mendukung upaya digitalisasi yang dilaksanakan PT VALE Indonesia tersebut dengan teknologi dan layanan terbaik,” lanjut Feby Sallyanto.

Dukungan senada juga disampaikan oleh Nokia. Mr Jonathan Goh Nokia Head of Enterprise Sales untuk ASEAN. Ia mengatakan, dengan dimulainya Industry 4.0, konektiviti menjadi landasan dari digitalisasi di sector pertambangan.

“Nokia bersama dengan XL Axiata dengan bangga telah menyediakan teknologi Private Wireless Network untuk PT Vale sebagai landasan untuk mengembangkan Digital Mine yang penting untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi perusahaan” terangnya.

Selain itu Private Wireless Network PT Vale juga berperan penting dalam meningkatkan keselamatan karyawan dengan teknologi voice dan video communication dalam menjalankan operasi pertambangan.

Dengan adanya Private Wireless Network, PT Vale kini telah mempunyai landasan yang kuat untuk melanjutkan dan mengembangkan Digital Mine dari Pit to Plant to Port. 

Hal ini selaras dengan keinginan pemerintah Indonesia dalam menerapkan Industry 4.0 di pertambangan.

Selain meningkatkan produktifitas, efisiensi dan juga tingkat keselamatan karyawan, PT VALE Indonesia juga bisa menggunakan Private network untuk mendukung sustainable environment dengan meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi emisi di seluruh aktivitas melalui predictive analysis dan fleet management.

Saat ini, XL Axiata telah mengimplementasikan sebanyak 7 site untuk PT VALE Indonesia yang mencakup luas sebesar 70.566 hektar di Sulawesi Selatan.

Selain itu, hingga akhir 2022 implementasi teknologi masih terus dikembangkan hingga monitoring stok dan pendokumentasian data produksi harian. (*/rel)

 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Spesifikasi 3 Laptop Luxia Polytron, Desain Elegan dan Performa Ngebut
Kamu lagi Cari HP ? Ini Rekomendasi Smartphone Mid Range
XLSMART Gelar Donor Darah dan Edukasi Rupiah untuk Bantu Anak Penderita Kanker di Medan
Lonjakan Trafik Data XL Axiata Capai 21% Selama Libur Lebaran 2025, Didorong Antusiasme Mudik dan Berbagi Momen
Indonesia Percepat Inovasi Konstruksi, Para Ahli Bahas Teknologi Penguatan Struktur bersama Ultrachem
Trafik Data Melonjak, XL Axiata Genjot Pembangunan BTS 4G di Ranah Minang
Axiata dan Sinar Mas Jalin Kolaborasi Strategis untuk Transformasi Digital di Asia Tenggara
Bebaskan Diri dengan Internet “Bebas Puas”: Paket Internet Baru dari XL Axiata

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:55 WIB

Ini Spesifikasi 3 Laptop Luxia Polytron, Desain Elegan dan Performa Ngebut

Selasa, 15 Juli 2025 - 12:21 WIB

Kamu lagi Cari HP ? Ini Rekomendasi Smartphone Mid Range

Rabu, 28 Mei 2025 - 12:40 WIB

XLSMART Gelar Donor Darah dan Edukasi Rupiah untuk Bantu Anak Penderita Kanker di Medan

Kamis, 10 April 2025 - 10:29 WIB

Lonjakan Trafik Data XL Axiata Capai 21% Selama Libur Lebaran 2025, Didorong Antusiasme Mudik dan Berbagi Momen

Rabu, 26 Februari 2025 - 12:14 WIB

Indonesia Percepat Inovasi Konstruksi, Para Ahli Bahas Teknologi Penguatan Struktur bersama Ultrachem

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB