Ini Anggaran yang Diperlukan Pemkab Pessel untuk Atasi Abrasi Pantai Batangkapas

Penulis -

Rabu, 9 Oktober 2019 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar —Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, melalui Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) mengusulkan anggaran Rp15 miliar untuk pembangunan batu penahan ombak di Dusun Muaro, Kecamatan Batangkapas, ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR). 

“Ya, usulan tersebut sudah kami sampaikan ke pejabat Kementerian PU-PR. Mudah-mudahan terealisasi secepatnya,” ucap Kadis PSDA Pessel Doni Gusrizal di Painan, dilansir Prokabar dari MC Pessel, Rabu (9/10).

Menurut dia, anggaran Rp15 miliar tersebut bakal digunakan untuk membangun batu penahan ombak sepanjang 750 meter di Dusun Muaro, Batangkapas. 

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Pembangunan batu penahan ombak di sana memang menjadi prioritas. Sebab, abrasi pantai di lokasi tersebut sudah merusak 13 unit rumah dan membuat 11 rumah lainnya tertimbun pasir,” ujarnya. 

Akibat peristiwa tersebut, sedikitnya 38 kepala keluarga mengungsi, sebagian ke rumah sanak saudaranya dan sebagian lagi ke tenda pengungsian yang sudah disiapkan oleh pemerintah kabupaten setempat.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sementara itu, Camat Batang Kapas, Wendra Rovikto menyebutkan abrasi pantai di lokasi tersebut telah terjadi sejak sebulan terakhir.

Bantuan dari perangkat daerah setempat terus disalurkan kepada korban abrasi, Dinas Sosial dan Dinas Pangan sudah memberikan bantuan berupa 760 kilogram beras, 38 dus mie, 76 liter minyak goreng dan 38 rak telur.

“Kami terus melaporkan kondisi terkini tentang kebutuhan para korban ke perangkat daerah setempat,” katanya. 

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Sementara itu, warga setempat Ujang (62) mengatakan, abrasi pantai di Dusun Muaro tidak terjadi kali ini saja, bahkan ketika dirinya masih remaja kejadian tersebut juga pernah terjadi.

“Minimal per 11 tahun sekali abrasi pantai selalu terjadi di dusun kami, tapi kali ini yang terparah,” ucapnya. 

Ia mewakili masyarakat berharap kepada pemerintah setempat agar batu penahan ombak segera dibangun, sehingga daerah tersebut aman dari abrasi dan pasang laut. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB