Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Ini Alasan Pentingnya Simpang Manggopoh-Simpang Padang Lua Jadi Jalan Nasional

Dibaca : 438

Agam, Prokabar — Sejumlah harapan, dorongan dan desakan terus bermunculan dari berbagai pihak, agar Jalur Simpang Manggopoh-Simpang Padang Lua bisa menjadi Jalan Nasional. Baik dari Pemerintah Kabupaten Agam (Legislatif dan Eksekutif) maupun dari Legislatif Provinsi Sumatra Barat dan Perantau asal Maninjau.

Seperti yang disampaikan Agusman Munir, mantan Birokrat Pemerintah Provinsi Sumatra Barat ini. Perantau Maninjau yang berdomisili di Kota Padang ini sangat berharap Jalur Simpang Manggopoh menuju Simpang Padang Lua itu naik status menjadi Jalan Nasional. Saat ini, masih berstatus jalan Provinsi Sumatra Barat.

“Ruas jalan Simpang Manggopoh – Simpang Padang Lua merupakan jalan Propinsi dengan panjang 69,5 km. merupakan ruas jalan yang sangat strategis dalam pengangkutan hasil Produksi Kabupaten Agam. Jalan yang menghubungkan wilayah Agam bagian barat dengan Agam bagian timur. Dan sekaligus menghubungkan dengan jalan lintas tengah Sumatera,” ujarnya kepada Prokabar.com, Selasa (4/8).

Mantan Kabag Fisik dan Prasarana (Fispra) atau Pengembangan Prasarana Wilayah dan Sumber Daya Alam (PPW SDA) Bappeda Provinsi Sumatra Barat ini juga mengatakan, disamping itu, jalan tersebut melewati Danau Maninjau dengan potensi yang sangat luar biasa. Baik untuk pariwisata, energi listrik maupun pertanian dan perikanan. Budidaya ikan Nila sudah terkenal, serta ikan endemik Bada dan Rinuak.

“Salah satu segmen jalan ini berupa jalan yang mempunya tingkat kesulitan yang tinggi, dikenal dengan nama Kelok 44. Ruas jalan ini cukup sempit, dipenuhi tanjakan yang cukup terjal. Tikungan tajam juga rawan terhadap bencana longsor. sehingga tonase dan ukuran kendaraan yang bisa melewati ruas jalan Kelok 44, sangat terbatas,” ungkapnya.

Mantan Kabag Biro Pemerintahan Provinsi Sumatra Barat itu juga menjelaskan, mengingat berat kondisi jalan dan terbatasnya kemampuan daerah, maka sudah selayaknya ruas jalan Simpang Manggopoh – Simpang Padang Luar dijadikan sebagai jalan nasional. Sehingga pemeliharaan, pelebaran dan peningkatan kapasitasnya dapat segera terealisir.

“Satu hal lagi yang mungkin dilakukan disamping peningkatan status jalan itu, maka perlu dikaji dan direalisirkan pembukaan jalan alternatif. Seperti yang telah dilakukan Perantau dan masyarakat Maninjau sebelumnya. Terdapat perkampungan Panji Kubu Gadang (Maninjau) tembus ke Padang Galanggang (Matur),” tutur Agusman Munir tersebut.

Jalan Panji – Padang Galanggang ini jika terbuka, nanti akan memberikan manfaat yang sangat besar. “Jalan ini jelas akan membuka pusat pertumbuhan pariwisata baru. Dimana kawasan ini mempunyai pemandangan yang sangat menawan sekali. Sehingga tentunya membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. Disamping itu ruas jalan ini nantinya bisa dibuka dengan satu jalur. Dengan kata lain, kendaraan yang berangkat dari Maninjau harus melewati Kelok 44. Sebaliknya, pengendara yang menuju Maninjau melewati Padang Galanggang – Panji. Sehingga hal tersebut akan mengurangi kecelakaan dan beban jalan,” pungkasnya. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top