Ingin Tahu Tentang Cagar Budaya? Rumah Pohon Literasi Tempatnya

Penulis -

Senin, 16 Juli 2018 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Jika anda ingin mendapatkan pengetahuan sambil berwisata, tidak ada salahnya untuk datang ke rumah pohon literasi yang berada tepat dibelakang Istano Basa Pagaruyung, Batusangkar, Sumatra Barat.

Rumah pohon literasi ini mengangkat konsep wisata edukasi, dimana pengunjung dapat menikmati wisata alam bukit batu patah dan buku bacaan seputar sejarah Minangkabau dan sejarah Nusantara lainnya.

Konsep literasi diangkat oleh pengelola karena anak didik Sumatra Barat dianggap masih minim pengetahuan tentang sejarah Minangkabau dan Cagar Budaya. Selain itu, belum lengkapnya fasilitas yang ada Istano Basa Pagaruyung, diharapkan dapat menjadi destinasi penunjang wisata sejarah dan budaya di Kabupaten Tanah Datar.

Baca Juga :  Tanah Kongsi Bersolek Jadi Pusat Kuliner Heritage

“Kebetulan saya juga bekerja di Balai Peninggalan dan cagar Budaya (WPCB) Wilayah III Sumbar Riau Jambi. Dan saya ingin mempublikasikan cagar budaya, terutama yang ada di Kabupaten Tanah Datar ke masyarakat luas,” tutur Yusril.

Di rumah pohon literasi, pengunjung dapat mengetahui sejarah tersebut melalui buku buku yang telah disediakan oleh pengelola di pondok pondok atau rumah pohon.

Baca Juga :  Laporan Keuangan 2025 Rapi dan Profesional Pasaman Raih WTP ke-13 Kali

Kedepannya, pengelola rumah pohon juga akan membuka taman yang lebih luas, hingga kelokasi pondasi pertama berdirinya Istano Pagaruyung di bukit batu patah atau tepat berada di belakang replika Istano pagaruyung saat ini.

“Diatas lokasi ini (bukit batu patah) terdapat tempat beridrinya istano pagaruyung pertama kalinya. Nanti kami juga akan memberikan akses kepada pengunjung untuk dapat melihat lokasi tersebut,” ungkap Yusril dengan bersemangat.

Baca Juga :  Rahmat Saleh: Laporan IKM terhadap Abu Janda Harus Diproses hingga Tuntas

Yusril juga bercita cita dapat menjalin kerjasama dengan sekolah sekola yang di Sumatra Barat, terutama dalam memberikan akses pengetahuan dan belajar di rumah pohon literasi yang ia kelola. Dari sekian banyak destinasi wisata rumah pohon, Yusril menyatakan rumah pohon literasi ini satu-satunya di Provinsi Sumatra Barat.

Dengan mematok tarif Rp5.000, maka seluruh fasilitas yang ada di rumah pohon ini dapat dinikmati oleh setiap pengunjung. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rahmat Saleh: Laporan IKM terhadap Abu Janda Harus Diproses hingga Tuntas
Pemkot Padang Mantapkan Langkah Menuju Kota Gastronomi UNESCO Lewat Ubud Food Festival 2026
Tanah Kongsi Bersolek Jadi Pusat Kuliner Heritage
Wakil Wali Kota Maigus Nasir Resmi Buka MTQN ke-42 Tingkat Kecamatan Padang
Buruan Pesan..! Sebanyak 13 Ribu Tempat Duduk KA Lokal Libur Panjang Idul Adha di Sumbar Masih Tersedia
Pemkab Dharmasraya Raih WTP Murni Atas LKDP Tahun 2025 Dari BPK-RI
Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Diserahkan Wabup Dharmasraya Ke Masjid Nurul Huda Nagari Sungai Kambut
Rugi Ratusan Juta Korban Kebakaran Pasaman Dibantu Pemkab
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:00 WIB

Rahmat Saleh: Laporan IKM terhadap Abu Janda Harus Diproses hingga Tuntas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:24 WIB

Pemkot Padang Mantapkan Langkah Menuju Kota Gastronomi UNESCO Lewat Ubud Food Festival 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:56 WIB

Tanah Kongsi Bersolek Jadi Pusat Kuliner Heritage

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:56 WIB

Buruan Pesan..! Sebanyak 13 Ribu Tempat Duduk KA Lokal Libur Panjang Idul Adha di Sumbar Masih Tersedia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:43 WIB

Pemkab Dharmasraya Raih WTP Murni Atas LKDP Tahun 2025 Dari BPK-RI

Berita Terbaru

Peninjauan ke kawasan Pasar Tanah Kongsi.

Daerah

Tanah Kongsi Bersolek Jadi Pusat Kuliner Heritage

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:56 WIB