Ingin Pemilu Sukses, Tolong Perhatikan KPPS

Penulis -

Selasa, 17 Desember 2019 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Pemilihan umum (Pemilu) 2019 baru saja berlalu. Namun, di balik suksesnya pesta demokrasi itu, masih ada segelintir masalah yang mesti diperbaiki. Salah satunya pentingnya edukasi dan perhatian lebih kepada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“Kita harus sepakat, titik kesuksesan Pemilu itu adalah di tangan KPPS. Sangat disayangkan, sistem yang ada membuat KPPS tidak terlalu diperhatikan. Malahan, salah sedikit atas kesalahan yang seharusnya bukan salahnya KPPS, meradangnya minta ampun. Penuh takanan dari semua pihak. Ini sangat memprihatinkan,” kata salah satu Komisioner KPU Pasaman, Juli Yusran dalam evaluasi Pemilu 2019 untuk menyonsong Pilkada 2020.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Diakui Juli Yusran, pihaknya telah mencatat sekelumit permasalahan sistem yang harus diperbaiki untuk memunjang kinerja KPPS dan membuat para anggota KPPS lebih santai namun pasti dalam menjalankan tugasnya.

“Salah satunya ialah masalah bimbingan teknis. Kami KPU bakal fokus, bagaimana bimbingan teknis ini satu suara masalah aturan pemungutan suara dari PPK, PPS hingga KPPS. Tidak itu saja, kami juga mencatat hal yang perlu dibenahi ialah penyederhanaan atau perampingan tugas KPPS. Contohnya, pembersihan APK radius 200 meter dari TPS, sebelumnya adalah tugasnya KPPS. Kita ingin ini tidak jadi tugas KPPS lagi,” kata Juli Yusran.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Tidak itu saja, perihal honor petigas KPPS, dipastikan Juli Yusran, dibanding Pemilu 2019, dalam Pilkada 2020 nanti, honor KPPS naik dua kali lipat. Sekitar 800 ribu per orang, untuk satu hari proses pemungutan suara hingga selesai penghitungan.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Diakui Juli Yusran, catatan-catatan sekelumit dari hasil evaluasi Pemilu 2019 ini, bakal mereka rangkum dalam jurnal ilmiah untuk menjadi acuan atau masukan lebih lanjut terhadap pemangku keputusan, salah satunya untuk KPU sendiri. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB