Pasaman, Prokabar – Upaya mempercepat pembangunan daerah berbasis data, Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) meluncurkan aplikasi android ADAMINDA (Akses Data Kompromin Daerah).
Sebuah aplikasi berbasis android yang mudah diakses hasil kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Aplikasi ini dirancang untuk mendukung pengambilan kebijakan secara cepat, akurat dan real time.
ADAMINDA merupakan salah satu inovasi yang dirancang Kominfo di samping inovasi lainnya seperti Inovasi SAKATO (Sistem Administrasi Kecamatan Terpadu Online) di Bidang TI dan e-Gov.
Pembuatan inovasi digital ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Pasaman, Welly Suhery yang mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menghadirkan terobosan dan inovasi pelayanan publik guna memperkuat tata kelola pemerintahan modern berbasis data.
Kepala Diskominfo Pasaman, Fatrizon, menjelaskan, ADAMINDA merupakan implementasi nyata penguatan Satu Data Indonesia di tingkat daerah sekaligus langkah strategis mendukung percepatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Menurutnya, selama ini masih ditemukan berbagai kendala dalam pengelolaan data pemerintah. Seperti belum terintegrasinya data lintas OPD, proses pengumpulan data yang masih manual, hingga akses informasi yang memerlukan waktu cukup panjang.
“Kondisi ini tentu menghambat proses analisis dan pengambilan keputusan. Karena itu, kami merancang sebuah sistem yang mampu mengintegrasikan seluruh data sektoral dalam satu platform yang mudah diakses dan diperbarui secara real time,” katanya.
Melalui aplikasi ini, pengguna dapat memperoleh data pembangunan daerah secara lebih cepat, valid dan terverifikasi sehingga mendukung perencanaan yang lebih presisi.
“Data yang cepat, akurat, dan terintegrasi adalah kunci pembangunan masa depan. ADAMINDA hadir untuk memastikan setiap kebijakan lahir dari data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkas Fatrizon. (RH)
















