Porto, prokabar – Gelar juara Liga Champions musim ini jatuh ke pelukan Chelsea berkat kemenangan atas Manchester City dalam laga final di Estadio do Dragao, Porto, Portugal, Minggu (30/5) dinihari WIB .
Skor minimalis 1-0 sudah lebih dari cukup guna memastikan Chelsea mengangkat trofi La Orejona untuk kedua kalinya sepanjang sejarah klub dan melenyapkan ambisi City meraih treble.
Bintang muda Jerman Kai Havertz jadi pahlawan The Blues. Ia mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan saat menaklukkan Ederson tiga menit sebelum turun minum. Menariknya, itu merupakan gol perdana Havertz untuk Chelsea di ajang Liga Champions dan langsung membuatnya mewarnai histori kubu London Barat.
Prestasi ini juga terasa amat manis untuk pelatih Thomas Tuchel, yang musim lalu juga masuk final bersama Paris Saint-Germain tetapi menyerah 1-0 kontra Bayern Munich.
Dalam satu dasawarsa terakhir, Chelsea membuat wakil Inggris tiga kali menjuarai Liga Champions mengapit keberhasilan Liverpool memenangi kompetisi itu dua tahun lalu.
Secara keseluruhan, Chelsea kini setara dengan Benfica, Nottingham Forest, Juventus dan Porto yang sama-sama sudah dua kali menjuarai Liga Champions (termasuk saat masih bernama Piala Champions).
Berikut juara Liga Champions Eropa, sejak masih bernama Piala Champions yang pertama kali digelar tahun 1956.

















