Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Indra Catri Minta Pastikan Beras Tersedia Di rumah Masyarakat Kurang Mampu

Dibaca : 124

Lubuk Basung, Prokabar — Bupati Agam, Indra Catri menegaskan dalam kondisi saat ini perlu dipastikan lebih dulu tersedianya beras yang cukup di rumah-rumah sebagian besar masyarakat kurang mampu. “Bergegaslah agar penyebaran dan dampak pendemik Covic19 cepat diatasi. Bisa dikerjakan terlebih dahulu, tolong segerakan tanpa harus menunggu yang lainnya rampung sempurna,” tuturnya.

Pastikan masyarakat sehat dan bagi yang terpapar Covid19 pastikan tertangani secara benar sesuai dengan protokol kesehatan. Setelah itu baru dicarikan solusi masalah lainnya, sesuai dengan urgensinya tanpa harus keluar dari koridor hukum yang berlaku.

Ketika ditanya adanya tokoh masyarakat dan pengamat yang mengatakan Agam terlalu cepat menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat, seperti biasanya Indra Catri hanya tertawa dengan gestur tubuh seakan sudah memaklumi.

Namun Tiba-tiba Bupati Agam Itu balik bertanya. Apa benar? Kalau memang benar ada yang mempertanyakan demikian tolong lah berjelas-jelas, pengamat macam apa dan tokoh masyarakat yang mana?

Semua orang rasanya maklum kalau di Agam banyak varian tokoh masyarakatnya. Ada yang benar-benar tokoh, ada kategori nokoh, dan ada pula tokoh-tokohan. Ketokohannya ada di bidang agama, budaya, pemuda, sampai ke tokoh penggemar batu akiak.

Begitu juga dengan pengamat. “Jangan sampai salah mintak ubek atau salah rujuk dan salah resep. Sebagai contoh, saat menghadapi ancaman Covic19, pergilah kepada ahli kesehatan. Jangan pengamat sepak bola yang dimintakan pandangannya,” paparnya.

Bupati melanjutkan, saat menghadapi banjir bandang, sebaiknya bukan insinyur peternakan yang dimintakan pendapat. Jadi harus pandai memilah dan memilih agar kita tidak dibikin pusing. Tolong edukasi masyarat awam supaya tidak bingung dan terprovokasi menerimanya. Kalau tidak, bisa hancur imunitas sosial dan individual kita dibuatnya.

Indra Catri melanjutkan, terkait pembagian sembako, siapa bilang terlalu cepat dan tidak tepat sasaran. “Tindakan cepat justru sangat diperlukan saat ini. Kita harus pastikan secepatnya bahwa ada cadangan beras di rumah-rumah penduduk yang bisa sewaktu-waktu mengisi perut yang terancam lapar. Kita harus segera droping beras ke rumah masyarakat kategori miskin tanpa harus terjerat masalah hukum dikemudian hari,” ujarnya.

Salah satu cara yang mungkin kita tempuh adalah dengan memgacu kepada surat edaran Gubernur Sumatera Barat 28 Maret 2020 dimana mulai hari Rabu (01/04/2020) sudah mulai menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat. Basisnya adalah masyarakat yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kabupaten Agam Tahun 2019.

“Kita terpaksa memakai data lama karena updating data dijadwalkan akan selesai dilakukan pada bulan juli. Kita sadar bahwa akan terjadi gejolak di tengah masyarakat terutama bagi yang tidak tercatat pada DTKS. Namun terkena dampak ekonomi langsung dari pendemi COVID-19. Karenanya kita carikan skema lain untuk membantu mereka,” Terang Bupati.

Caranya, dengan menyalurkan bantuan langsung berupa beras dan bahan makanan lain. Persoalannya, data pendukung yang lengkap dan akurat belum tersedia sehingga pihak Gugus Tugas Kecamatan dan Nagari tidak dapat segera menyalurkan bantuan. Karena itu ditunda dulu beberapa hari ke depan tanpa harus menunda bantuan terhadap masyarakat yang tercatat dalam DTKS yang sudah jelas basis datanya.

Pemerintahan sudah sosialisasikan bagi warga yang tidak masuk dalam DTKS, namun terkena dampak ekonomi langsung COVID19 kita pastikan mendapatkan bantuan dari pemerintah. Tapi bukan pada kesempatan pertama atau hari Rabu kemarin. Caranya adalah dengan melaporkan dan mendaftar diri terlebih hadulu melalui wali jorong atau wali nagari setempat. Asumsinya merekalah yang paling tahu kondisi dan alamat warganya yang terpapar dampak covid19 itu.

Selanjutnya Walinagari akan melakukan verifikasi dan kita sudah menetapkan bahwa yang dapat menerima bantuan dimaksud antara lain adalah mereka yang kehilangan penghasilan atau menerima upah harian. Serta mempunyai pekerjaan harian satu jenis. Mereka yang bukan PNS/TNI/Polri/Karyawan BUMD/BUMN serta penerima program sembako.

Warga yang memenuhi kriteria tersebut diajukan ke kantor Walinagari ditindalanjuti ke Dinas Sosial Kabupaten Agam. Seterusnya Dinas sosial akan menyalurkan bantuan beras sesuai ketentuan dan data yang sudah diterima.

Indra Catri menambahkan, sesuai tupoksi Gugus Tugas Nagari, pihak walinagari bersama-sama dengan jorong dan timnya diharapkan agar lebih proaktif menjaring warga. Mereka yang berhak mendapatkan bantuan. Ini mungkin akan memakan sedikit waktu namun bersabarlah.

Pihak Nagari juga diharapkan agar lebih aktif menjaring bantuan dari banyak sumber termasuk para perantau. Kita juga sangat terbantu dan berterimakasih karena kenyataannya pada beberapa tempat mereka yang terpapar tiba-tiba kehilangan sumber pendapatan. Juga sudah ada yang menerima bantuan dari tetangga, pengurus masjid, para donatur, LSM, dan sanak saudara mereka

“Jadi sekali lagi saya himbau mari kita saling bahu membahu dalam menghadapi kondisi sulit ini. Bukan saling menghujat dan melemahkan. Para tokoh hendaknya ambil bagian secara lebih aktif lagi mencarikan solusi, sebagai penyejuk ditengah masyarat. Niniak Mamak diharapkan lebih aktif lagi mengayomi, melindungi, dan mendamping anak kamanakannya dalam menghadapi kondisi sulit saat ini. Yakinlah kalau kita disiplin, kondisi ini akan segera berlalu.

Jangan sampai terjadi yang dikhawatirkan nenek moyang kita, yakni Niniak Mamak basilengah, anak kamanakan basiarak jo baserak. Lain padang lain bilalang, lain nagari lain penanganannya.

Pemerintah Kabupaten Agam sebagai bagian dari Pemerintah Sumatera Barat dan NKRI akan terus berupaya agar seluruh masyarakat di Kabupaten Agam terbantu dalam menghadapi wabah COVID 19. Buktinya sampai saat ini terus dilaksanakan penyaluran sembako hampir diseluruh nagari dengan melibatkan banyak pihak dan relawan.

“Kepada pihak Jorong, Walinagari, beserta relawan dan perangkatnya, kami ucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya. Yang telah berupaya menjalankan amanah dengan baik hingga saat ini. Selamat berjuang dan bekerja sambil terus melakukan sosialisasi dan pendataan, menjadi pejuang Covic19,” pungkas Indra Catri. (rud).


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top