Indra Catri Akan Wujudkan Program Agam Menyemai untuk Sumbar

Penulis -

Kamis, 19 November 2020 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOLOK, PROKABAR—Indra Catri akan mewujudkan Program Agam Menyemai di Sumatra Barat jika menang dalam Pilgub Sumbar 2020. Ia mengatakan bahwa di Agam program itu sudah terbukti mampu membantu ketahanan pangan keluarga.

“Program Agam Menyemai juga cocok diimplementasikan di Sumbar karena daerah ini memiliki tanah yang subur,” katanya ketika berdiskusi dengan masyarakat Kabupaten Solok, Rabu (14/11).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Indra Catri menjelaskan bahwa ia merancang Program Agam Menyemai untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dalam mengelola hasil ladang yang akan dijual dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan menggunakan slogan “Nan di laman untuak dimakan, nan di parak baok ka pakan”, program ini berusaha menggenjot produksi sawah, ladang, dan kebun masyarakat tanpa melupakan untuk memanfaatkan halaman atau pekarangan rumah.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Jadi, kebutuhan sehari-hari, seperti kunyit, jahe, bawang, cabai, tidak lagi dibeli,” ujarnya.
Jika ketahanan pangan baik, kata Indra Catri, hidup masyarakat menjadi lebih sejahtera. Strategi ini merupakan salah satu langkah agar ketahanan pangan di provinsi ini terwujud.

“Ini juga sejalan dengan visi misi Nasrul Abit-Indra Catri yang memprioritaskan sektor pertanian,” tuturnya.

Dalam program Nasrul Abit-Indra Catri terdapat program menghidupkan kembali lahan tidur. Hal itu dilakukan untuk mencapai swasembada pangan di Sumbar. Untuk mencapai swasembada pangan, produksi padi per tahun setidaknya 3 juta ton, sedangkan kebutuhan Sumbar sekitar 1,2 ton.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Meningkatkan luas lahan produktif dengan mengoptimalisasikan lahan tidur dan telantar, rehabilitasi dan juga menjadi ketersediaan pupuk subsidi sampai ke tangan petani,” ucap Indra Catri. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB