Medan, prokabar – Bak mengikuti jejak Eric Cantona, nama Saktiawan Sinaga kembali jadi pembicaraan penggemar sepakbola Indonesia. Kali ini namanya mencuat lantaran aksi melepas tendangan “kungfu’ ke penonton di Liga 3.
Saktiawan dapat sorotan tajam setelah video dirinya menendang penonton viral di dunia maya. Saktiawan mendatangi tribune lalu menendang penonton yang berdiri di sana.
Aksi manatan pemain Semen Padang FC musim 2011-2012 itu disebut lantaran ia geram dengan teriakan penonton tersebut saat ia membuat pelanggaran dalam duel Medan Utama lawan Tanjungbalai United.
Nama Saktiawan Sinaga merupakan salah satu nama tenar di dunia sepak bola Indonesia. Namanya mulai meroket bersama PSMS Medan.
Penampilan impresif Saktiawan Sinaga di level kompetisi domestik membuat dirinya mendapat kesempatan menggunakan kostum Timnas Indonesia.
Namanya masuk daftar skuad Piala AFF 2004, bersanding dengan bomber-bomber lain macam Kurniawan Dwi Yulianto, Ilham Jaya Kesuma, dan Boaz Solossa.
Saktiawan Sinaga juga beberapa kali masuk dalam skuad Timnas Indonesia untuk tampil di SEA Games.
Selain PSMS Medan, klub-klub lain yang pernah dibela oleh Saktiawan adalah Persik Kediri, Semen padang, Mitra Kukar, Perseru Serui, hingga PSS Sleman.
Akibat aksi tendangan kungfu ke penonton, Saktiawan kini dalam ancaman sanksi tambahan. Kasus Saktiawan ini sudah masuk pantauan sidang Komisi Disiplin Asprov PSSI Sumatera Utara.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asprov PSSI Sumut Fityan Hamdy mengatakan kasus tendangan kungfu Saktiawan akan disidang. Sebelum itu Asprov PSSI Sumut menanti laporan lengkap dari pengawas pertandingan.
“Belum bisa saya komentari itu [kejadian Saktiawan Sinaga], karena saya tidak melihat [langsung] dan belum mendapat laporan perihal kejadian sebenarnya dari anggota yang di lapangan,” kata Futyan.
“Ya [kami akan bawa kasus ini ke sidang Komdis],” ucap Fityan, dikutip CNNIndonesia.com, Jumat (3/12) siang.
Video Saktiawan menendang seorang suporter viral pada Kamis (2/12) malam. Tendangan Itu dilakukan mantan pemain Timnas Indonesia tersebut karena terpancing provokasi suporter dari tribune stadion.
Pada pertengahan babak pertama pertandingan Saktiawan melakukan pelanggaran kepada pemain Tab United. Karena aksi itu suporter meneriaki Saktiawan.
Tak terima dengan teriakan suporter, Saktiawan naik ke tribune stadion. Ia sempat diadang polisi yang berjaga tetapi lolos. Saat itulah Saktiawan melakukan tendangan kungfu ke suporter.
Petugas langsung mengamankan Saktiawan. Rekan-rekannya di Medan Utama pun ikut menenangkan emosi meletup-letup Saktiawan. Karena aksinya ini legenda PSMS ini diganjar kartu merah oleh wasit.
Setelah situasi reda pertandingan Medan Utama melawan Tab United dilanjutkan. Medan Utama yang dibela Saktiawan akhirnya memenangi laga 2-1 walau tampil dengan 10 pemain.(*)
















