Padang, Prokabar.com – Kota Padang memperingati ulang tahun ke 352 pada Sabtu (7/8/2021). Hendri Septa selaku Wali Kota Padang mengatakan hut Kota Padang tahun ini menjadi aktivis untuk melawan Covid-19.
Hendri Septa mengajak seluruh warga Padang untuk bersatu menjadikan kota Padang yang tangguh dan kuat dalam kondisi apapun, termasuk dalam mengingatkan bahayanya Covid-19.
“Tetap bersemangat untuk melawan pandemi covid-19. Kita juga tidak boleh berpangku tangan dan tetaplah berprestasi,” ungkap Hendri Septa.
BACA JUGA :
-
Antusiasme Warga Tinggi, Vaksinasi Lewati Target 115 Persen
-
Gubernur Sumbar Tinjau Vaksinasi Bank Nagari
Sementara itu, Sumatera Barat jadi salah satu provinsi dari 6 provinsi yang disoroti Jokowi atas kenaikan kasus positiv Covid-19.
“Saya melihat ini angka-angka, hati-hati. Berikut 5 provinsi yang tinggi di 5 Agustus Kaltim kasus aktif 22.529, Sumut 21.876, Papua 14.989, Sumbar 14.496, Riau 13.958, itu hari Kamis. Hati-hati, hari Jum’at kemarin, Sumut naik menjadi 22.892, Riau 14.993, Sumbar 14.721 ini juga naik. Yang turun saya lihat di 2 hari kemarin Kaltim dan Papua. Tapi, hati-hati ini selalu naik turun,” kata Jokowi saat evaluasi PPKM Level 4.
Jokowi menegaskan agar melakukan 3 hal penting untuk kenaikan kasus baru tersebut. Pertama, terkait dengan mobilitas masyarakat harus ada pengendalian. Mobilitas masyarakat harus di rem selama 2 minggu.
Kedua, Jokowi ingin Panglima TNI segera melakukan testing tracing
“Segera temukan siapa orang-orang yang memiliki kasus positif, segera temukan, merespons secara cepat. Kalau ndak orang yang punya kasus positif sudah menyebar ke mana-mana, segera temukan,” ungkap Jokowi.
BACA JUGA :
-
Para Astronom Melihat Cahaya dari Black Hole Pertama Kalinya, Bukti Teori Relativitas Einstein
-
Warga Thailand Turun Ke Jalan Tuntut Perdana Menteri Prayut Mundur
Ketiga, Setiap orang-orang yang positiv Covid-19 supaya melakukan isolasi terpusat. Jokowi juga menginginkan Bupati/Wali Kota agar menyediakan isolasi terpusat di kota masing-masing.
“Bisa memakai sekolah, memakai balai, memakai gedung-gedung olahraga, diberi tempat tidur yang nyaman,” tutur Jokowi.
Selain kebijakan dan prokes, Jokowi juga mengingatkan kecepatan vaksinasi. Ia menginginkan daerah yang sudah mendapatkan pasokan vaksin agar segera mengajak masyarakat untuk vaksinasi.
Jokowi juga menginginkan supaya stok vaksin jangan dibiarkan terlalu lama berada di Rumah Sakit.
“Pemerintah segera semua, segera suntikkan karena kecepatan ini akan memberikan proteksi kepada rakyat kita. Akan saya ikuti terus angka-angka harian ini dan saya minta menteri PU membantu dalam rangka menyiapkan isoter (isolasi terpusat) ini, terutama daerah-daerah yang saya respons tadi,” tutup Jokowi.
















