Hujan Pembawa Berkah Bagi Warga di Pesisir Pantai Padang

Penulis -

Selasa, 5 Maret 2019 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Hujan pembawa berkah. Begitu kata kata yang cocok bagi sejumlah warga  yang bermukim di pesisir Pantai Padang.  Hujan yang mengguyur Padang sejak Selasa (5/3) pagi itu membawa berkah tersendiri bagi mereka. 

Pasalnya, mereka mendapatkan untung, pasca hujan mengguyur kota tersebut. Bukan cuma cuma, puluhan warga di kawasan itu berbondong bondong ke tepi pantai untuk mencari sampah yang hanyut pasca hujan mengguyur.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Pantauan Prokabar.com dilokasi, warga begitu antusias memilah kaleng, kara bekas diantara tumpukan sampah tersebut. Bahkan beberapa anak anak-pun ikut mengumpulkan sisa pemakaian rumah tangga itu.

Seorang warga yang mengaku bernama Wendi, kepada Prokabar menuturkan, setelah hujan berhenti sejak sholat zuhur, ia bersama warga langsung turun ke bibir pantai untuk mencari rezki. 

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Nantinya, setelah kaleng dan kara tersebut dikumpulkan, mereka terlebih dahulu membersihkan barang barang itu sebelum dijual ke pengepul.

“Setelah ini kita bersihkan terlebih dahulu, kemudian kita jual ke pengepul,” sebut Wendi

Seorang warga lain, Rori menyebutkan, bahwa sampah diperolehnya itu akan dijual dengan harga Rp 10.000 per kilo nya. 

Saat mengumpulkan barang barang tersebut, Rori mengaku harus cekatan dan lincah dalam memilah sampah mana yang harus diambil.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Warga yang mencari ramai, jadi kalau mau dapat banyak, kita harus sigap juga,” tuturnya.

Kendati demikian, mecari sampah di bibir pantai saat gelombang, jiga berbahaya bahaya bagi keselamatan mereka. Apalagi, beberapa anak sambil mandi saat mencari sampah yang terbawa gelombang. (gas)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB