Padang, Prokabar — Hujan pembawa berkah. Begitu kata kata yang cocok bagi sejumlah warga yang bermukim di pesisir Pantai Padang. Hujan yang mengguyur Padang sejak Selasa (5/3) pagi itu membawa berkah tersendiri bagi mereka.
Pasalnya, mereka mendapatkan untung, pasca hujan mengguyur kota tersebut. Bukan cuma cuma, puluhan warga di kawasan itu berbondong bondong ke tepi pantai untuk mencari sampah yang hanyut pasca hujan mengguyur.
Pantauan Prokabar.com dilokasi, warga begitu antusias memilah kaleng, kara bekas diantara tumpukan sampah tersebut. Bahkan beberapa anak anak-pun ikut mengumpulkan sisa pemakaian rumah tangga itu.
Seorang warga yang mengaku bernama Wendi, kepada Prokabar menuturkan, setelah hujan berhenti sejak sholat zuhur, ia bersama warga langsung turun ke bibir pantai untuk mencari rezki.
Nantinya, setelah kaleng dan kara tersebut dikumpulkan, mereka terlebih dahulu membersihkan barang barang itu sebelum dijual ke pengepul.
“Setelah ini kita bersihkan terlebih dahulu, kemudian kita jual ke pengepul,” sebut Wendi
Seorang warga lain, Rori menyebutkan, bahwa sampah diperolehnya itu akan dijual dengan harga Rp 10.000 per kilo nya.
Saat mengumpulkan barang barang tersebut, Rori mengaku harus cekatan dan lincah dalam memilah sampah mana yang harus diambil.
“Warga yang mencari ramai, jadi kalau mau dapat banyak, kita harus sigap juga,” tuturnya.
Kendati demikian, mecari sampah di bibir pantai saat gelombang, jiga berbahaya bahaya bagi keselamatan mereka. Apalagi, beberapa anak sambil mandi saat mencari sampah yang terbawa gelombang. (gas)
















