Hujan Deras, Longsor dan Sungai Meluap Terjadi di Tanah Datar

Penulis -

Senin, 25 November 2019 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tanah Datar, sejak minggu malam (24/11), mengakibatkan beberapa wilayah terdampak bencana banjir, longsor, dan kerusakan pintu air akibat tingginya debit air. Berdasarkan informasi yang diperoleh prokabar.com, longsor terjadi di Jorong Kapuah, Nagari Bungo Tanjuang, Kecamatan Batipuah.

Akibat longsor itu, badan jalan di Jorong tersebut tertutup material tanah. Kondisi saat ini, badan jalan hanya bisa dilewati separuh saja dan sebagian lainnya terutup oleh material.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Selain itu, dampak hujan deras juga terjadi di Nagari Sumpur. Dimana, akibat curah hujan yang tinggi berakibat meluapnya air batang Sumpur. Air memasuki pemukiman penduduk, dan bendungan yang dibangun oleh pemerintah pun mengalami kerusakan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Kami berharap supaya secepatnya pihak dari kabupaten melihat langsung kondisinya ke bawah,” tulis salah seorang warga.

Di kecamatan Salimpaung, tingginya debit air juga membuat kapalo banda mengalami kerusakan. Kapalo banda tempat pengatur air yang sebelumnya berdiri kokoh, kni kondisinya ambruk dan menutupi daerah aliran air.

Selain itu, dampak lain dari buruknya cuaca juga terjadi di Jorong Jati Tunggal, Nagari Buo. Dimana longsor melanda areal persawahan milik Andre Adnan. Menurut warga setempat, selain hujan deras yang melanda, longsoran juga terjadi akibat pengerukan proyek irigasi batang sinamar.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Persoalannya selain hujan deras, dulu ada pengerukan proyek irigasi batang sinamar. Sudah banyak longsoran longsoran akibat proyek itu,” ujar Yulkus Manto. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB