Hore, Pemkab Pessel Bakal Membangun Satu KSB di Setiap Kampung, Ini Nagarinya

Penulis -

Selasa, 4 Desember 2018 - 23:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), melalui Dinas Sosial (Dinsos), bakal mengupayakan di setiap nagari, di Kecamatan Lengayang memiliki satu Kampung Siaga Bencana (KSB).

KSB ini dibangun untuk menangani persoalan banjir yang berulangkali terjadi di daerah itu.

Kepala Dinas Sosial Pessel, Emirda Ziswanti mengatakan, untuk mengupayakan hadirnya KSB di daerah itu pihaknya tengah mempersiapkan proposal ke Pemprov Sumbar.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Kita ajukan dulu ke provinsi, untuk menjadikan salah satu nagari di Lengayang menjadi KSB. Mudah-mudahan tahun 2019 nanti disetejui,” ujarnya kepada Prokabar.com Selasa (4/12) di Painan.

Ia menjelaskan, secara kebutuhan, Pemkab Pessel sangat membutuhkan KSB dalam menangani bencana. Hanya saja harus melalui proses terlebih dahulu.

“Untuk Pessel, jika satu nagari di Lengayang dikabulkan, maka akan ada empat KSB di Pessel dan jumlah ini merupakan yang terbanyak di Sumbar. Karena pembentukan ada kategori yang harus memungkinkan untuk menjadikan satu nagari jadi KSB,” jelasnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Mengingat beberapa nagari di Lengayang rawan terhadap banjir, maka hal itu perlu dilakukan. Sebab, daerah ini memiliki wilayah yang dekat dengan sungai dan memiliki kerawanan terhadap banjir.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Jadi di sini ada pelatihan warga, ada penyelematan mandiri. Kemudian juga ada lumbung sosial yang di dalamnya ada beras dan peralatan penyelematan juga,” ujarnya lagi.

Baru-baru ini ada enam nagari di Kecamatan Lengayang terdampak banjir. Banjir yang terjadi di Lengayang merupakan daerah yang paling terluas semenjak delapan tahun silam, tutupnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB