Hore, BBM Satu Harga Hadir di Lampung Barat

Penulis -

Minggu, 28 Oktober 2018 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung, Prokabar — PT Pertamina (Persero) kembali memfasilitasi berdirinya lembaga penyalur bahan bakar minyak (BBM) Satu Harga di Pekon Gunung Ratu, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Lampung Barat.

Sebelumnya, masyarakat harus menempuh jarak sepanjang 61 Km menuju stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) terdekat, tidak jarang akhirnya mereka harus membeli dari pengecer dengan harga yang cukup tinggi mencapai Rp10.000 dan Solar mencapai Rp8.000 perliternya.

“Dengan beroperasinya SPBU Kompak ini, masyarakat Pekon Gunung Ratu dapat menikmati, menggunakan, dan memenuhi kebutuhan energi bagi kendaraannya dengan harga yang berlaku di Lampung,” ujar Pjs. Communication & CSR Sumbagsel Taufikurachman dalam keterangannya yang diterima, Minggu (28/10).

SPBU Kompak 26.348.05 yang diresmikan pada hari ini sudah beroperasi sejak 18 September 2018 lalu. Saat ini, SPBU Kompak di Suoh merupakan titik BBM Satu Harga ketiga yang resmi beroperasi di bawah wilayah Pertamina Marketing Operation Region II Sumbagsel.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Peresmian ini dilakukan langsung oleh Ketua Badan Pengalur Hilir (BPH) Migas, M. Fanshurullah Asa bersama Manager Retail Fuel Marketing Region II, Putut Andriatno, Bupati Lampung Barat H. Rosil Mabsus serta masyarakat Bandar Negeri Suoh.

Sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM No.136 Tahun 2016 tentang Percepatan Pemberlakuan Satu Harga Jenis Bahan Bakar Tertentu (Solar) dan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (Premium) Secara Nasional, Pertamina ditargetkan mendirikan lembaga penyalur di 150 titik di seluruh Indonesia selama 3 tahun dari 2017 – 2019. Pada tahun 2017 ditargetkan 54 lokasi, tahun 2018 sebanyak 67 lokasi dan 29 lokasi pada tahun 2019. Hingga Oktober 2018, total sudah 110 titik BBM Satu Harga yang sudah beroperasi di seluruh Indonesia.

“Untuk Sumbagsel, ada empat (4) titik BBM Satu Harga, tiga sudah beroperasi yakni di Enggano, Lalan, dan Suoh, kami terus memonitor ketiganya agar penyaluran BBM ke wilayah ini lancar. Satu lagi tugas kami adalah mengoperasikan BBM Satu Harga di Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, kami targetkan selesai tahun ini,” jelas Taufik.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Meskipun baru secara resmi ditentukan sebagai titik BBM Satu Harga, SPBU Kompak di Suoh sudah satu bulan beroperasi, sehingga manfaat SPBU Kompak 26.348.05 sudah dinikmati oleh masyarakat. Taufik memaparkan, bahwa total konsumsi di titik BBM Satu Harga di Suoh hingga saat ini sudah mencapai 200 Kilo Liter (KL), untuk Premium 104 KL, Bio Solar 40 KL, Pertalite 48 KL, dan Dexlite 8 KL.

Sementara itu, Manager RFM Region II, Putut Andriatno berharap, dengan beroperasinya SPBU Kompak di Suoh dan dua SPBU Kompak lainnya di wilayah Sumbagsel dapat mengurangi beban masyarakat untuk memenuhi kebutuhan energinya serta dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Ini sinergi Pemerintah dan Pertamina untuk masyarakat dapat menikmati keadilan energi sekaligus mendorong roda perekonomian. Kami akan selalu memenuhi kebutuhan energi di Sumbagsel dan berharap jangan sampai titik lokasi BBM Satu Harga ini tidak tepat penggunaannya, penggunaan yang tepat itu juga kan untuk kemajuan kita dan saudara kita. Dukungan pemerintah dan semua pihak sangat dibutuhkan agar penggunaan produk yang tepat sasaran dapat terwujud,” sebut Putut.

Meresmikan langsung Lembaga Penyalur SPBU Kompak 26.348.05, Kepala BPH Migas, M. Fanshurullah Asa mengungkapkan harapannya dengan beroperasinya SPBU Kompak di Suoh.

“SPBU Kompak dan BBM Satu Harga adalah program nasional sebagai bentuk nyata keadilan energi bagi masyarakat, hari ini khususnya untuk masyarakat Suoh. Mari, kita jaga dan monitor bersama operasional SPBU ini, jangan sampai tidak tepat penggunaannya,” katanya. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB