Pesisir Selatan, Prokabar – Pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), periode 2021-2026 telah dilantik di Hotel Saga Murni, Kamis (16/6).
Pelantikan dan pengambilan sumpah pengurus HKTI Kabupaten dipimpin langsung oleh Ketua DPP HKTI, Sumbar, Fauzi Bahar.
Hadir Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pertanian, Nuzirwan, Kapolres dan Dandim 0311.
Fauzi Bahar mengatakan, keberadaan HKTI harus mampu menciptakan regenerasi petani atau petani berinovasi.
“Terima kasih kepada adik-adik yang sudah dilantik hari ini, penasihat, badan pertimbangan organisasi dan pembina, ke depan saya optimis bahwa HKTI harus dapat memberikan kontribusi untuk menciptakan regenerasi petani yang berinovasi,” ujarnya.
Fauzi menambahkan, HKTI harus menjadi jembatan antar petani dan pemerintahan, persiapan di SDM harus semangat, baik secara kuantitas maupun kualitas.
Lebih lanjut, Fauzi mengatakan, pertanian di Indonesia, khususnya Pesisir Selatan punya potensi bagus yang untuk dikembangkan.
Disamping itu, mantan Wali Kota Padang dua periode itu mengatakan, pihaknya siap menampung segala keluhan dan membantu petani.
“Saya siap memberikan bantuan bibit dan pupuk kepada petani yang membutuhkan, pertama bibit durian, jengkol, petai dan lain-lain,” ungkapnya.
“Dengan telah dilantik HKTI ini bisa memberikan kesejahteraan petani dan mampu mengurai jumlah kemiskinan. Untuk itu HKTI perlu ada program program pendekatan. Salah satunya melalui advokasi dan pelatihan, sehingga dapat mengatasi permasalahan pertanian dari hulu sampai hilir,” ujarnya lagi.
Pengurus HKTI Kabupaten Pesisir Selatan hendaknya menjadi jembatan proses dalam meningkatkan kapasitas SDM yang ada, harapnya.
“Serta petani bisa bersinergi dengan dinas terkait, melalui BPP di tiap kecamatan, sesuai dengan program konstratani yg digagas Kementerian Pertanian,” harapnya lagi.
Agar, HKTI bisa masuk dan mewarnai kelompok-kelompok tani yang saat ini mayoritas masih diisi petani usia senja. Manfaatkan juga kekuasaan anggaran di tingkat Nagari, dan paling utama terus belajar, berinovasi dan langsung segera membuat action plan yang sederhana tapi bisa diaplikasikan,” tandasnya.
Ketua HKTI Kabupaten Pesisir Selatan, Eri Nofriadi mengaku, pihaknya akan bersinergi dengan Pemerintah guna membantu masyarakat Petani di Pessel.
“Langkah awal adalah raker, rapat kerja dulu, kita tentukan program kerja apa, yang sesuai dengan AD/ART HKTI. Begitu sudah ditentukan, ada program kerja, langsung kita acton,”ujarnya.
“Kita bersinergi dengan Pemerintah daerah. Yang paling penting, mendasar yaitu membantu Petani ketika menghadapi permasalahan-permasalahan yang ada,” tutupnya. (min)
















