Hingga September, Ini Realisasi PAD Pariaman

Penulis -

Jumat, 18 September 2020 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pariaman, Prokabar — Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pariaman, Sumatra Barat periode Januari hingga awal September 2020 mencapai Rp20,9 miliar atau 64,24 persen dari target yang ditetapkan saat refocusing atau efisiensi anggaran yaitu Rp32,5 miliar.

“Terjadi penurunan realisasi dari tahun lalu karena pandemi Covid-19,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Pariaman, Buyung Lapau melalui Kepala Bidang Perencanaan dan Evaluasi Pendapatan (BPKPD) Pariaman, Yudhistira Islami dilansir dari MC Pariaman, Jumat (18/9).

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Ia menjelaskan penurunan tersebut karena pada masa pandemi Covid-19 dan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) terjadi penurunan pendapatan baik dari hotel, restoran, maupun parkir.

Pada saat tersebut kunjungan objek wisata menurun sehingga berdampak pada retribusi parkir khusus, restoran serta bidang lainnya.

Meskipun pada Juni 2020 PSBB di Pariaman telah dihentikan sehingga sektor pariwisata dan ekonomi di Pariaman mulai membaik namun hal tersebut tidak bertahan lama karena terjadi peningkatan kasus Covid-19.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Ia merincikan untuk realisasi PAD dari pajak daerah di Kota Pariaman mencapai Rp6,71 miliar atau 72,76 persen dari target yang ditetapkan saat efisiensi anggaran yaitu Rp9,23 miliar.

Sedangkan untuk PAD dari retribusi Rp4,23 miliar atau 52,13 persen dari target yang diterapkan pada efisiensi anggaran yaitu Rp8,1 miliar. “Sebelum diterapkan efisiensi anggaran target PAD dari pajak daerah mencapai Rp11,6 miliar lalu dari retribusi sekitar Rp23 miliar,” katanya.

Selanjutnya dividen atas penyertaan modal pada Bank Nagari yaitu Rp7,24 miar atau mencapai target yang ditetapkan. Lalu realisasi untuk PAD lainnya yang sah yaitu Rp2,73 miliar atau 34,24 persen dari target yang ditetapkan pada efisiensi anggaran Rp7,97 miliar.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Ia menambahkan meskipun PAD tersebut tidak dapat terealisasi sesuai target namun pihaknya berupaya agar PAD dari PBB dapat terealisasi yang saat ini baru Rp4,23 miliar atau 55,13 persen dari target yaitu Rp2,2 miliar. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB