Himes UNP Bagi-bagi Masker di Kawasan Kampus

Penulis -

Kamis, 19 September 2019 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Bencana kabut asap yang berdampak buruk pada lingkungan dan kesehatan bagi tubuh manusia. Hal ini pun menggerakan manajamen Program Studi Ilmu Lingkungan Pascasarjana Universitas Negeri Padang (UNP) dan Himpunan Mahasiswa Environmental Science (Himes) untuk berinisiatif mengajak masyarakat menggunakan masker guna melindungi sistem pernapasan dan kabut asap.

Aksi bagi-bagi masker berlangsung, Kamis (19/9) di kawasan Kampus UNP Air Tawar, Padang, Jalan Hamka.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Karena kualitas udara tidak sehat yang melanda Kota Padang bahkan Indonesia secara menyeluruh, terutama pulau Sumatera dan Kalimantan akibat kebakaran hutan dan lahan membuat sivitas akademika Prodi Ilmu Lingkungan Pascasarjana Peduli Kabut Asap dengan cara membagi-bagikan masker,” ujar Ketua Prodi Ilmu Lingkungan Dr. Indang Dewata.

Saat ini kabut asap sudah memasuki wilayah Sumatera Barat akibat dari kebakaran hutan dan lahan menyebabkan indeks standar pencemaran udara memasuki angka diatas 170, bila terkena kabut asap dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan iritasi pada mata, hidung dan tenggorakan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Menurut Indang, ini merupakan bentuk kecintaan dan kepedulian Prodi yang dipimpinnya dan Himes terhadap masyarakat terkhsusus sivitas akademika UNP dan masyarakat sekitar kampus.

“Sebanyak 60 kardus masker telah dibagikan di sekitar kampus UNP Air Tawar, titik yang disebarkan seputaran kampus dan sekitarnya,” jelas Indang, juga didampingi oleh pembina Himes, Zainal Arif.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ditambahkannya, selain membagikan masker pihaknya juga mengedukasi penerima masker bahwa dampak kabut asap primer akan beraksi cepat dengan ditandai iritasi, sementara untuk dampak yang begitu lama atau dampak sekunder ditandai dengan penyakit TBC. (rel/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB