Peristiwa

Hilal tak Terlihat. Puasa Kamis

Padang,Prokabar – Selasa senja, di Padang, teropong sebesar gaban dihadapkan ke laut lepas arah barat. Silih berganti mengintip dan tak seorang pun menampak hilal.

Dengan demikian, puasa dimulai Kamis (17/5). Petugas yang berada di lantai 5 gedung Dinas Kebudayaan, Pantai Pasang.

Suasana saat sebelum dan sesudah mengamati hilal di gedung Dinas Kebudayaan Sumbar (ist)

Secara resmi kemusoan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang Panjang, Sumatera Barat menyatakan hilal tidak terlihat di Padang.

“Penyebab hilal tidak terlihat pertama karena tingginya masih minus dua sampai empat derajat dan kedua karena faktor pertumbuhan awan yang cepat sehingga terhalang,” kata Kepala Stasiun Geofisika BMKG Padang Panjang Rahmat Triyono.

Rahmat menjelaskan matahari terbenam di Padang pada pukul 18.13 WIB dan bulan pukul 18.17 WIB. Azimuth matahari pada posisi 288 derajat 54,11 dan tinggi bulan minus 0 derajat 15,34.

“Saat itu posisi bulan di sebelah selatan bawah matahari,” tambah dia.

Sementara Ketua Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Sumbar Asasriwarni mengatakan berdasarkan hisab disepakati hilal itu terlihat dan ada ketika ketinggian minimal dua derajat.

Kepala Kementerian Agama Sumbar, Hendri mengatakan usai melakukan Rukyatul Hilal, langsung mengirim laporan ke pusat. Inu sebagai salah satu petimbangan dalam sidang isbath yang digelar Kementerian Agama. (*/cpp)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top