Lebaran, momen tahunan untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga. Lebaran adalah puncak dari kemenangan, puncak melepas rindu, dan puncak dari kebahagiaan. Bagi kita sebagai makhluk sosial, tidak ada yang lebih indah dari berinteraksi. Kami, prokabar.com, menyadari bahwa lebaran adalah momentum dimana interaksi adalah yang paling hebat. Saling menyapa, bersalaman, berpelukan, dan berbagi adalah interaksi yang hebat itu. Berlandaskan itu, prokabar.com merancang platform interaksi di website kami. Melalui halaman "mudik yok" warganet disuguhkan beragam informasi yang bermanfaat. Ada info lalu lintas, info cuaca, cctv dan berita seputar mudik, termasuk destinasi wisata di Sumatera Barat. Tidak hanya itu, prokabar.com juga menyediakan fasilitas "message" di sudut kiri bawah halaman web. Dengan fasilitas ini pengunjung bisa berbagi foto teks dan video. Lalu tim kami akan menayangkan informasi yang anda bagikan. Yang lebih heboh lagi, sepanjang libur lebaran, prokabar membuat lomba artikel dengan tema umum lebaran di Sumatera Barat. Hadiah totalnya Rp. 10 juta. Lomba ini terbuka untuk umum, termasuk perantau yang sedang pulang kampung. Prokabar mengajak warganet untuk berbagi informasi di prokabar.com. informasi anda akan sangat bermanfaat bagi orang lain. Selamat Lebaran, sempurnakan pulang kampung anda bersama prokabar.com Salam Tim redaksi
Peristiwa

Hilal tak Terlihat. Puasa Kamis


Padang,Prokabar – Selasa senja, di Padang, teropong sebesar gaban dihadapkan ke laut lepas arah barat. Silih berganti mengintip dan tak seorang pun menampak hilal.

Dengan demikian, puasa dimulai Kamis (17/5). Petugas yang berada di lantai 5 gedung Dinas Kebudayaan, Pantai Pasang.

Suasana saat sebelum dan sesudah mengamati hilal di gedung Dinas Kebudayaan Sumbar (ist)

Secara resmi kemusoan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang Panjang, Sumatera Barat menyatakan hilal tidak terlihat di Padang.

“Penyebab hilal tidak terlihat pertama karena tingginya masih minus dua sampai empat derajat dan kedua karena faktor pertumbuhan awan yang cepat sehingga terhalang,” kata Kepala Stasiun Geofisika BMKG Padang Panjang Rahmat Triyono.

Rahmat menjelaskan matahari terbenam di Padang pada pukul 18.13 WIB dan bulan pukul 18.17 WIB. Azimuth matahari pada posisi 288 derajat 54,11 dan tinggi bulan minus 0 derajat 15,34.

“Saat itu posisi bulan di sebelah selatan bawah matahari,” tambah dia.

Sementara Ketua Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Sumbar Asasriwarni mengatakan berdasarkan hisab disepakati hilal itu terlihat dan ada ketika ketinggian minimal dua derajat.

Kepala Kementerian Agama Sumbar, Hendri mengatakan usai melakukan Rukyatul Hilal, langsung mengirim laporan ke pusat. Inu sebagai salah satu petimbangan dalam sidang isbath yang digelar Kementerian Agama. (*/cpp)

Berani Komen Itu Baik

To Top