Hidupkan Budaya Malu Cegah Sampah Plastik di Danau Singkarak

Penulis -

Jumat, 25 Oktober 2019 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Budaya malu membuang sampah harus dihidupkan kembali untuk mencegah polusi plastik yang mulai mencemari lingkungan di kawasan Danau Singkarak, Sumatera Barat.

“Kalau sudah malu buang sampah sembarangan. Polusi ini otomatis bisa dikurangi,” kata Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit di Solok, Jumat (25/10).

Sayangnya, kata dia, budaya malu itu sekarang sudah terkikis. Tua-muda, laki-laki perempuan seperti tidak merasa bersalah membuang sampah sembarangan.

Akibatnya lingkungan menjadi tercemar. Limbah plastik yang dibuang butuh waktu ratusan tahun untuk bisa terurai. Jika masuk ke perairan seperti danau atau laut, akan berpengaruh buruk terhadap ekosistem.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Padahal, ada ribuan masyarakat di sekeliling Danau Singkarak yang menggantungkan hidup menjadi nelayan ikan endemik, bilih.

Nasrul menyebut untuk membudayakan malu itu digagas gerakan gotong royong membersihkan selingkar Danau Singkarak, Jumat (25/10). Ribuan orang dengan beragam latar belakang ikut dalam gerakan itu.

“Gerakan ini hanya sebuah pemantik. Budayanya harus dihidupkan dengan dukungan semua pihak, terutama masyarakat sekeliling danau,” ujarnya.

Selain ikut mengumpulkan sampah plastik dari pinggiran Danau Singkarak, Nasrul Abit juga mendatangi masyarakat yang membuka usaha warung di sekitar danau.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Ia meminta kesediaan mereka untuk ikut melarang jika ada yang membuang sampah ke dalam danau.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbar Siti Aisyah menyebut untuk mengelola kawasan sekitar danau, telah dibentuk Badan Pengelolaan Kawasan Danau Singkarak (BPKDS) yang terdiri dari masyarakat sekitar.

“Mereka telah membuat program dan rencana kerja, salah satunya untuk mengantisipasi pencemaran akibat sampah melalui bank sampah,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Pemerintah mendukung program-program pelestarian lingkungan itu dengan memberi jalan membuka jejaring dengan perusahaan yang ada di provinsi itu.

“Melalui dana CSR, perusahaan bisa membantu program pelestarian lingkungan hidup itu,” katanya.

BPKDS juga bisa membuat program jaring sampah di sungai dengan menyiapkan infrastruktur pendukung seperti armada untuk mengangkut sampah yang terjaring ke tempat pembuangan.

Gotong royong membersihkan selingkar Danau Singkarak itu juga mendapat dukungan penuh dari Pemkab Solok dan Tanah Datar, serta TNI/Polri.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB