Hidayat dan Konten kreator Uda Rio Motivasi Mahasiswa Unidha pada Dialog kebudayaan

Penulis -

Minggu, 10 September 2023 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Dalam upaya untuk mempromosikan dan mempertahankan kekayaan budaya dan adat istiadat Sumatera Barat, Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat bekerja sama dengan anggota DPRD Sumbar, Hidayat dari Fraksi Gerindra, telah mengadakan “Dialog Kebudayaan” angkatan kelima. Dengan tema yang menginspirasi, yaitu “Menggali Nilai-nilai Adat dan Budaya,” acara ini diselenggarakan di Universitas Dharma Andalas pada hari Rabu (6/9/23).

Acara yang luar biasa ini menghadirkan beragam pihak yang peduli terhadap kebudayaan Sumatera Barat, diantaranya, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat,H. Syaifullah, S.Pd.,MM, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, H. Hidayat, SS.MH, dan Rektor Universitas Dharma Andalas Prof. Dr. Novesar Jamarun, MS, Konten Kreator Sumbar Uda Rio. Dengan Moderator John Nedy Kambang Wartawan CNN Indonesia, dan Doktor Eka.Marianti Dosen UNIDHA selaku Host dalam Dialog Kebudayaan ini.

Lebih dari 100 peserta dari kalangan mahasiswa/siswi Dharma Andalas hadir untuk meramaikan kegiatan yang membanggakan ini.

Kepala Bidang Sejarah Adat dan Nilai Tradisi, Fadli Junaidi, S.STP selaku panitia pelaksana dialog kebudayaan menyampaikan, dasar pelaksanaan acara ini didasarkan pada Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945 Pasal 18 B ayat 1, Pasal 32 ayat 1, serta Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang No. 5 Tahun 2017 tentang Kemajuan Kebudayaan.

Hal ini juga sejalan dengan Keputusan Gubernur Sumatera Barat tahun 2021 tentang penetapan kinerja program provinsi Sumatera Barat, yang salah satunya adalah “Sumbar Religius dan Berbudaya.”

Fadli mengatakan, Sumatra Barat kaya dengan seni budaya, adat istiadat, bahasa, dan potensi kekayaan ini bisa kita gali di era digital saat sekarang. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya media sosial sebagai sarana efektif untuk menyampaikan pesan-pesan budaya dan kebijakan pemerintah kepada masyarakat.

Baca Juga :  Kabut Asap Kiriman Kembali Menyelimuti Maninjau

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat, H. Syaifullah, S.Pd.,MM. memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Dialog Kebudayaan. Dalam sambutannya, Syaifulloh menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Bapak Hidayat selaku anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, karena bersedia untuk menitipkan pokok-pokok pikirannya di kebudayaan.

“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Hidayat sebagai inisiator kegiatan ini, walaupun kami dari Pemprov Dinas Kebudayaan sebagai pelaksana, tapi pak Hidayat mau memasukkan dan menitipkan pokok-pokok pikiran beliau di kebudayaan, itu sesuatu yang sangat kami apresiasi,” ujar Syaifullah.

Syaifullah juga mengingatkan kepada generasi muda untuk ikut mewarisi kebudayaan, sebagaimana sesuai tema acara bahwa ada tantangan di era digital seperti sekarang ini.

Acara ini juga menjadi wadah untuk mendengarkan pengalaman Uda Rio, seorang konten kreator yang telah sukses dalam mengangkat budaya Minangkabau melalui media sosial. Uda Rio membagikan perjalanan karirnya yang menginspirasi, yang dimulai dari tahun 2016 dan telah menghasilkan ratusan video komedi yang konsisten.

Prestasi Uda Rio bukan hanya dari segi popularitas, tetapi juga dari ketekunan dan dedikasinya dalam mempromosikan bahasa dan budaya Minangkabau. Dia juga menekankan bahwa menjadi konten kreator dapat menjadi pekerjaan yang menguntungkan, dengan beberapa investasi bisnis yang telah dia raih.

Semua ini adalah bukti bahwa melalui semangat, kreativitas, dan kerja keras, kita dapat menjaga dan memperkaya warisan budaya kita sambil meraih kesuksesan di dunia digital. Acara ini tidak hanya memberikan inspirasi, tetapi juga mengukuhkan pentingnya memahami, menghargai, dan merayakan budaya kita sendiri melalui berbagai media yang tersedia saat ini.

Baca Juga :  Tak Lagi Sekadar Biji Kopi, Kopi Bantjah Kini Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Hidayat, memberikan dorongan berharga kepada generasi muda untuk tidak mudah menyerah dalam dunia konten kreator yang semakin kompetitif. Dalam pandangannya, saat ini banyak generasi muda yang merasa frustrasi ketika upaya pertama mereka tidak langsung mendapat perhatian besar.

Dalam mengilhami generasi muda, Hidayat juga menceritakan perjalanan pribadinya dalam dunia konten kreator.

“Saya sendiri punya channel YouTube dalam bentuk podcast, namanya Kopi Pahit Hidayat, saya memulai dengan sederhana, merekam kontennya menggunakan ponsel, menjadi host sendiri, mengedit sendiri, dan mengunggahnya sendiri. Bahkan, saya juga aktif menjawab komentar dari pemirsa. Ini adalah bukti kesungguhan dan ketekunan dalam mengembangkan diri,” ungkap Hidayat.

Hidayat juga mencatat bahwa ada tren di antara generasi muda saat ini yang ingin mendapatkan hasil besar dengan usaha yang minim. Namun, ia mengingatkan bahwa ketekunan, kemandirian, dan daya saing yang kuat adalah kunci kesuksesan dalam dunia konten kreator.

Selain itu, Hidayat juga menginformasikan bahwa sebagai anggota DPRD, mereka saat ini tengah mengupayakan Perda (Peraturan Daerah) terkait pemajuan kebudayaan. Upaya ini mencakup aspek ekonomi kreatif, yang mencakup konten kreator, animasi, dan film sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif yang berkembang pesat.

Dengan kata lain, Hidayat telah memberikan inspirasi berharga kepada generasi muda Sumatera Barat untuk menjalani perjalanan mereka dalam dunia konten kreator dengan tekad, ketekunan, dan semangat untuk berkembang dalam dunia yang terus berubah ini.

Prof. Dr. Novesar Jamarun, MS, Rektor Universitas Dharma Andalas (UNIDHA), mengungkapkan pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai adat dan budaya Indonesia. Beliau menekankan bahwa generasi muda adalah penerus bangsa, dan mereka memiliki tanggung jawab yang besar dalam melestarikan warisan budaya kita.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Kacamata bagi Masyarakat Kampung Jua

Prof. Novesar juga mencatat bahwa banyak budaya Indonesia, terutama di Sumatera Barat, telah diklaim oleh negara lain. Sebagai contoh, rendang telah diklaim oleh negara Arab Saudi, dan tari Pendek telah diklaim oleh negara Malaysia. Hal ini menjadi sorotan penting mengenai pentingnya pelestarian budaya kita sendiri.

Beliau menyoroti perubahan perilaku generasi muda saat ini yang kadang-kadang tidak lagi mempertahankan tradisi budaya kita. Contohnya, beberapa anak muda mungkin tidak lagi memperhatikan etiket dalam tindakan sehari-hari, seperti menunjuk menggunakan tangan kiri.

Namun, Prof. Novesar Jamarun juga menegaskan bahwa orang tua memiliki peran yang signifikan dalam menjaga budaya hidup. Mereka adalah teladan bagi generasi muda dan membantu menjaga budaya tetap relevan. Contohnya, ketika kita makan, berdoa sebelum makan adalah bagian dari budaya kita yang penting.

Beliau juga mencatat bahwa dalam era globalisasi saat ini, ada pengaruh budaya asing yang kuat, termasuk dalam makanan, pakaian, dan hiburan. K-Pop dan budaya populer dari luar negeri telah menarik minat banyak anak muda. Oleh karena itu, penting bagi generasi tua dan muda untuk bersama-sama menjaga dan menghargai budaya lokal sambil tetap terbuka terhadap pengaruh budaya global.

Pernyataan Prof. Novesar Jamarun ini menjadi pengingat penting tentang pentingnya melestarikan dan menghargai warisan budaya kita sendiri, sambil tetap terbuka terhadap budaya global yang datang. Mahasiswa memiliki peran sentral dalam misi ini untuk menjaga budaya kita tetap hidup dan berkembang. (rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Kacamata bagi Masyarakat Kampung Jua
Perbaikan Intake Gou Kuranji Dikebut, Diperkirakan Tuntas Hari Ini
Kabut Asap Kiriman Kembali Menyelimuti Maninjau
Tak Lagi Sekadar Biji Kopi, Kopi Bantjah Kini Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah
101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang
Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak
Sambut HUT ke-26, FKIKSP Salurkan Bantuan Rp10,23 Juta untuk Panti Asuhan Al Hurul Ain
BPBD Padang Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kampung Apa Koto Tangah

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:02 WIB

KAI Divre II Sumbar Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Kacamata bagi Masyarakat Kampung Jua

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Perbaikan Intake Gou Kuranji Dikebut, Diperkirakan Tuntas Hari Ini

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Kabut Asap Kiriman Kembali Menyelimuti Maninjau

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Tak Lagi Sekadar Biji Kopi, Kopi Bantjah Kini Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:32 WIB

101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang

Berita Terbaru

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 0;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo:  ;confidence:  ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 30;

Daerah

Kabut Asap Kiriman Kembali Menyelimuti Maninjau

Selasa, 13 Okt 2026 - 07:31 WIB