HET Dicabut, Minyak Goreng Masih Langka di Pasar Serikat Batusangkar

Penulis -

Selasa, 22 Maret 2022 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar- Meski pemerintah telah mencabut harga enceran tertinggi (HET) minyak goreng, namun ketersediaan minyak goreng di Pasar Serikat Batusangkar masih langka. Kelangkaan terjadi telah berlansung sejak satu minggu terakhir.

Dedi, salah seorang pedagang kelontong mengaku jika telah satu minggu ia tidak pasokan minyak goreng dari distributor.

” sudah satu minggu ini kami tidak ada menjual minyak goreng. Ini hanya tinggal sebotol isi satu liter.  Itu bukan kami saja (langka), hampir semua pedagang disini,” ungkap Dedi saat ditemui di kedainya, Rabu (22/3).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Ketiadaan pasokan minyak goreng tidak hanya terjadi pada minyak goreng kualitas premium, namun minyak goreng curahpun juga tidak dipasok oleh pemasok.

” curah juga tidak ada kita jual, sama dengan kemasan, tidak ada yang masuk minyaknya itu,” tambahnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Hal Senada juga diungkapkan Feri, dimana ia tidak menjual minyak goreng karena ketiadaan pasokan.

” bukan kita tidak mau menjual, pasokan itu yang tidak ada. Jika Adapun minyak goreng, pembeli juga tidak ada. Karena harganya mahal kan,” ujarnya.

Feri mengaku, ia tidak mengetahui pasti penyebab kelangkaan minyak goreng meski pemerintah telah melimpahkan HET kepada mekanisme pasar. Untuk harga minyak goreng sendiri dijual dengan harga cukup beragam dan tergantung dari merek minyak itu sendiri.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

” kalau harga tergantung merek ya bang, seperti sanco, bimoli itu beda beda harganya, itu diatas 50 ribu yang isi dua liter, kalau yang curah, naik juga,” ucapnya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB