Hendak Kejar Sampan Hanyut, Pemuda Ini Tenggelam di Danau Maninjau

Penulis -

Minggu, 1 Maret 2020 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Raya, Prokabar — Malang sekejap mata, begitulah dilalui seorang pemuda asal Rambai, Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam ini, Minggu (1/3). Pasalnya, mengalami nasip naas dan tenggelam. Ia pun meninggal.

Korban bernama Dalvin (17) pelajar sekolah menengah pertama ini tenggelam saat berusaha menyelamatkan perahunya. Kejadian sekitar pukul 14.30 WIB itu, beliau hendak memeriksa sebuah jaring ikan di sebuah Keramba Jaring Apung (KJA).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Benar, telah terjadi orang tenggelam dan meninggal di Jorong Rambai, Nagari Koto Malintang. Diduga kelelahan berenang, menyelamatkan perahunya,” ungkap Kapolsek Tanjung Raya, IPTU Yudi Fartanto kepada Prokabar.com, Minggu (1/3).

Saksi Febri bersama korban pergi bersama melihat dan melakukan pengejekan KJA. Saat itu sekira pukul 13.00 WIB. Saat memeriksa jaring, perahu yang sedang terikat di samping KJA lepas dan hanyut ke tengah Danau Maninjau.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Tiba-tiba korban langsung saja melompat ke Danau Maninjau untuk mengejar perahu tersebut dengan cara berenang. Sekira jarak 30 meter, korban tidak terlihat di permukaan. Saksi Febri melihat hal tersebut langsung saja melompat dan mengejar korban dengan cara berenang. Akan tetapi korban tidak terlihat lagi,” terangnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Febri dan Herman kemudian memberitahukan kepada masyarakat. Sekira pukul 17.45 WIB, korban berhasil ditemukan Team Selam masyarakat. “Ditemukan di kedalaman 5 meter dalam posisi telungkup dengan jarak 15 meter dari posisi awal dan korban,” pungkas Iptu Yudi. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB