Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Heboh, Kucing Hutan Masuk Permukiman Di Nagari Koto Tuo

Dibaca : 1.1K

Agam, Prokabar — Masyarakat Nagari Koto Tuo, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatra Barat dihebohkan masuknya Kucing Emas ke pemukiman warga, Kamis (10/1). Seekor Kucing peliharaan warga sempat pula tewas diterkamnya.

Riki, warga yang sempat merekam hewan buas itu melalui henpon genggamnya mengatakan Hewan liar tersebut hampir persis seperti Harimau. Tapi memiliki tubuh lebih ramping dan berbulu kuning keemasan. 

“Sekitar pukul 10 pagi, kami sempat dihebohkan penemuan bangkai kucing milik kami tanpa kepala. Kehebohan kembali terjadi, setelah kami melihat sosok hewan seperti harimau di lokasi penemuan bangkai kucing kami,” tuturnya.

Kejadian sekitar pukul 11 pagi itu, sempat direkamnya. Namun karena agak jauh, membuat gambar tidak terlalu jelas. “Saya melihat kondisi Kucing Besar itu mengalami lemah. Pada bagian perut dan lehernya ada bekas luka,” ungkap Riki.

Warga sempat memburu hewan langka tersebut. Namun sayang, binatang bercakar itu berhasil kabur ke hutan rimba.

Sementara itu, Polisi Hutan Resor Bukittinggi, BKSDA Provinsi Sumbar, Vera Ciko, menjelaskan hewan tersebut dimungkinkan besar Kucing Emas. Salah satu hewan langka yang dilindungi. “Setelah kami teliti dari video dan hasil ke lapangan, kami menduga kuat, hewan itu adalah Kucing Emas. Salah satu binatang yang sangat langka dan terancam punah,” terangnya.

Ia melanjutkan, biasanya habitat hewan tersebut hidup dalam hutan. “Kemungkinan muncul ke pemukiman ini karena terdesak sesuatu hal yang belum kita ketahui secara pasti. Hewan tersebut tidak pernah mencelakaan manusia, kecuali hanya untuk mempertahankan diri,” kata Polhut BKSDA Provinsi Sumbar tersebut.

Melihat keberadaan lokasi yang berdekatan dengan pegunungan, Kucing Emas ini dipastikan berasal dari Pegunungan Singgalang dan Tandikek.

Kami juga menghimbau lanjut Ciko, agar masyarakat tetap waspada. “Bila warga kembali menemukan hewan tersebut, segera informasikan kepada kami. Agar dapat diamankan sesuai prosedur terbaik,” pungkasnya. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top